Plt Gubernur Cabut SE Stickering BBM, Begini Respon DPRA

Plt Gubernur Cabut SE Stickering BBM, Begini Respon DPRA
Wakil Ketua DPRA Safaruddin

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Wakil Ketua DPRA Safaruddin menilai pencabutan Surat Edaran Gubernur Aceh Tentang Stickering BBM menandakan bahwa Pemerintah Aceh sudah mulai mendengar suara rakyat.

"Ini keinginan atau suara rakyat yang disampaikan ke DPRA dan masuk dalam materi interpelasi kita, hari ini sudah diamini oleh eksekutif," kata Safaruddin, Jumat (16/10/2020).

Safaruddin juga mengingatkan agar ke depan Pemerintah Aceh harus mempertimbangkan dengan matang setiap kebijakan yang akan diterbitkan.

Lihat juga: 

"Diformulasikan dengan baik, jangan terkesan mengejar popularitas dan publisitas. Tapi memang harus mempertimbangkan dasar sosiologis dan pendekatan-pendekatan yang lebih baik yang memang dapat diterjemahkan sebagai kebijakan yang dibutuhkan rakyat," katanya.

Pembatalan kebijakan ini, kata Safaruddin, sekaligus sebagai pesan bahwa DPRA saat ini sedang menjalankan fungsi pengawasannya yang cukup ketat.

"Akan ada kejutan-kejutan baru yang berkaitan dengan kebijakan eksekutif ke depan, yang intinya agarnya penyelenggaraan pemerintah ini bisa berjalan dengan baik," kata politisi Partai Gerindra ini.

Seperti diketahui, selain kebijakan Stickering BBM, terdapat 15 materi lainnya yang diinterpelasi DPRA.

"Kita apresiasi jika ada jiwa besar pemerintah mendengar aspirasi rakyat melalui DPRA dengan memperbaiki kebijakan tersebut. Tapi terdapat juga hal-hal yang bersifat dugaan pelanggaran regulasi yang tidak dapat ditindaklanjuti, misalnya, hanya dengan mencabut kebijakan," kata Safaruddin.

DPRA, kata dia, sedang terus menindaklanjuti hal itu. Hal-hal yang bersifat pelanggaran regulasi, lanjut Safaruddin, tentu dilakukan dengan proses penyidikan untuk pembuktian.

"Dengan penggunaan hak angket, disidik. Hasilnya nanti akan disampaikan dalam hak menyatakan pendapat yang kemudian menjadi ranah yudikatif untuk memutuskan pendapat DPRA tersebut," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...