Petugas Medis Minim Karena Berangkat Ikut Tes CPNS, RSUD Simeulue Lakukan Rawat Gabungan

Oleh ,
Petugas Medis Minim Karena Berangkat Ikut Tes CPNS, RSUD Simeulue Lakukan Rawat Gabungan

BERITAKINI.CO, Sinabang | Karena kekurangan petugas medis untuk melayani pasien, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Simeulue lakukan rawat gabungan terhadap pasien yang ada.

Hardi, salah seorang keluarga pasien kepada BERITAKINI.CO menyebutkan, satu ruangan bisa menampung sampai enam orang pasien.

"Satu ruangan ada yang enam orang. Sebab itu ada pasien yang tak mau masuk ruangan dan memilih di luar karena di dalam sempit," kata Hardi.

Minimnya petugas medis tadi diakui Farhan, Direktur RSUD Simeulue. Farhan mengatakan hal itu terjadi karena ada banyak petugas medis yang berangkat ke Banda Aceh, untuk mengikuti tes dan ujian lastar CPNS.

Farhan, menjelaskan mulai hari ini sampai dengan tanggal 23 Februari 2020 mendatang, pihak Rumah sakit akan memberlakukan pelayanan rawat gabungan terhadap pasien di RSUD itu.

"Ini adalah langkah kita antisipasi agar pelayanan tetap bisa berjalan dengan baik dan adil, walaupun kekurangan para medis. Hal ini sudah kita sampaikan ke petugas untuk memberi informasi kepada pasien bila ada yang bertanya," kata Farhan, Jumat (14/2/2020).

Idealnya, kata Direktur RSUD Simeulue, banyaknya pasien dalam satu ruang itu tergantung besarnya ruangan. Seperti ruang kelas 1 ada 2 ranjang, kelas 2 tiga sampai empat, sedangkan ruang kelas 3  bisa enam sampai ranjang.

Sesungguhnya, saat ini jumlah pasien dalam satu ruangan masih terbilang nyaman, namun kata Farhan, yang membuat sempit tak lain karena pendamping pasien.

Seharusnya, dikatakannya, pendamping pasien disarankan hanya satu orang. Namun sebutnya yang terjadi saat ini bahkan lebih dari dua pendamping yang ikut masuk ke dalam ruangan.

Rubrik

Komentar

Loading...