Petugas Medis di Pos Covid-19 Lawe Pakam Aceh Tenggara ‘Mogok’ Kerja

Petugas Medis di Pos Covid-19 Lawe Pakam Aceh Tenggara ‘Mogok’ Kerja
Pos Covid-19 Lawe Pakam, Aceh Tenggara

BERITAKINI.CO, Kutacane | Sejumlah tenaga medis dari Dinas Kesehatan Aceh Tenggara dilaporkan tidak menjalankan tugasnya di Pos Covid-19 Lawe Pakam, sejak kemarin.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Jefri ditemui BERITAKINI.CO, Selasa (22/9/2020) membenarkan informasi tersebut.

Menurut dia, alasan dari beberapa petugas medis tersebut dikarenakan tidak ada transport atau mobil untuk mengantar dan menjemput mereka, seperti biasanya.

“Jadi persoalan tidak bertugasnya sebanyak sembilan orang petugas medis tersebut telah saya sampaikan kepada Sekretaris Dinas Kesehatan, Saiful Habib untuk ditindaklanjuti,” kata Jefri.

Kata dia, hari ini, semua petugas medis tersebut telah dipanggil ke Dinas Kesehatan untuk dimintai penjelasan.

"Pagi ini mereka juga dikabarkan belum datang di pos Covid-19 di Lawe Pakam untuk menjalankan tugas,” ungkapnya.

“Padahal, untuk honor petugas medis hari ini juga akan disalurkan kepada semua petugas medis yang sudah bertugas.”

Informasi diterima BERITAKINI.CO, hanya petugas di bidang kesehatan yang diduga melakukan mogok tersebut.

Sementara petugas seperti dari BPBD, Satpol PP, TNI, Polri dan Dinas Perhubungan, tetap hadir di tempat.

Kepala Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Agara, M Asbi dihubungi BERITAKINI.CO, menyatakan tidak mengetahui persis apa permasalahan sehingga petugas medis tak menjalankan tugas sebagaimana mestinya sejak kemarin.

"Untuk honor kan sudah dibayarkan sesuai peraturan bupati Aceh Tenggara di dalamnya itu sudah include biaya transport dan makan. Di mana dokter yang bertugas di Pos Lawe Pakam honornya sebesar Rp 200 ribu sekali piket dan tenaga medis lainnya Rp 120 ribu per piket,"katanya singkat.

Rubrik

Komentar

Loading...