Petani di Bireuen Tewas Terkena Jerat Babi Berarus Listrik

Petani di Bireuen Tewas Terkena Jerat Babi Berarus Listrik

BERITAKINI.CO | M Saleh Ibrahim (27), seorang petani warga Gampong Blang Poroh, Kecamatan Jeunieb, Bireuen meninggal dunia setelah terkena jerat hama babi yang bertegangan listrik.

Kapolsek Jeunieb Iptu Soeharto mengatakan, peristiwa itu terjadi pagi tadi sekira pukul 07.30 WIB.

Korban terkena jerat babi yang dipasang di belakang rumah M Nasir Abdullah Gani, desa setempat.

Kejadian itu disaksikan oleh Irma (15), salah seorang warga di sana.

“Saat itu, Irma yang merupakan tetangga M Nasir Abdullah Gani hendak memberikan pakan untuk ternak ayam di belakang rumahnya. Saat itu dia melihat korban tersangkut di kawat berduri di belakang rumah M Nasir Abdullah,” kata Soeharo.

Irma lantas memanggil Ratna (18) untuk memeriksa pria tersebut yang bekalangan diketahui adalah M Saleh Ibrahim.

Warga lantas memberitahukan penemuan mayat itu ke perangkat desa dan Polsek Jeunib.

Polisi telah menangani kasus ini. Sejauh ini, kata Soreharo, M Saleh Ibrahim diduga meninggal karena tersengat jeratan hama babi yang dipasang di pagar belakang rumah M Nasir Abdullah, tanpa ada pemberian informasi atau tanda bahwa pagar tersebut dialiri arus listrik.

"Kita himbau terutama kepada perangkat desa agar memberi peringatan atau melarang warga desa untuk memasang jeratan hama babi menggunakan tenaga listrik di lokasi pemukiman warga dan memberi tanda-tanda apabila ada pemasangan jaretan hama babi bertenaga listrik di perkebunan warga," kata Soeharto.

Rubrik

Komentar

Loading...