Petani di Aceh Barat Butuh 1700 Traktor Tangan

Petani di Aceh Barat Butuh 1700 Traktor Tangan
ILUSTRASI NET

BERITAKINI.CO, Meulaboh | Petani di Kabupaten Aceh Barat membutuhkan penambahan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor tangan untuk mengoptimalkan pengarapan sawah di wilayah itu.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat, Syafrizal mengatakan, saat ini ketersediaan alat bajak sawah jenis traktor tangan di wilayah itu sekitar 500 unit dan tersebar di 12 kecamatan.

Jumlah itu, kata dia, belum efektif dengan luasan lahan pertanian yang mencapai 17 ribu hektare. Akibatnya, kata dia, program tanam serentak yang dicanangkan oleh pemerintah di wilayah itu sering tidak tercapai.

"Perkiraan kami maksimalnya 1.700 unit hand tractor baru bisa dilakukan secara sekaligus dan bisa melakukan tanam serentak," kata Safrizal, Rabu (14/11/2018).

Untuk memenuhi kebutuhan itu, kata dia, Dinas Pertanian Aceh Barat telah mengusulkan pengadaan melalui dana Otsus dalam R-APBK Aceh Barat 2019 sebesar Rp 5 miliar.

"Harapan kita bisa diterima dan menjadi program daerah untuk membangun sektor pertanian," kata Safrizal.

Selain pengadaan traktor tangan, kata dia, Dinas Pertanian Aceh Barat juga mengusulkan penyediaan alat pompanisasi untuk mengaliri air ke area sawah tadah hujan.

Kemudian, Dinas Pertanian juga mengusulkan anggaran untuk rehab drainase, serta jalan produksi pertanian.

"Banyak pekerjaan kecil yang juga telah kita usulkan, tetapi yang mendesak saat ini sesuai program Bupati Aceh Barat adalah penambahan alat mesin bajak sawah bisa tercover dengan dana Otsus," kata Safrizal.

Rubrik

Komentar

Loading...