Perusahaan Sawit Ini Diduga Serobot Hutan Produksi di Aceh Singkil, Tim Gakkum KLHK Turun Tangan

Perusahaan Sawit Ini Diduga Serobot Hutan Produksi di Aceh Singkil, Tim Gakkum KLHK Turun Tangan

BERITAKINI.CO, Singkil | Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI Wilayah Sumatera turun ke Aceh Singkil.

Kedatangan tim itu untuk melakukan verifikasi atas laporan masyarakat terkait kegiatan perkebunan yang masuk dalam kawasan Hutan Produksi (HP) oleh PT Lestari Tunggal Pratama, kini telah berganti nama dengan PT Global Sawit Semesta (GSS), di Desa Biskang, Kecamatan Danau Paris.

Tim itu pun menyusuri lahan yang diduga diserobot tersebut menggunakan drone.

"Hari ini kami hadir atas tugas negara memfasilitasi ada masyarakat yang melaporkan bahwa perusahaan ini melakukan usaha perkebunan di HP, sehingga diduga melawan hukum," kata salah satu anggota tim Gakkum KLHK.

Hasil verifikasi itu, lanjut anggota tim yang tak ingin disebut namannya itu, akan ditindaklanjuti dalam bentuk laporan untuk menjadi acuan dan proses hukum selanjutnya.

"Melihat fakta di lapangan, kita dapati lahan yang sudah ditanam sawit dan sepertinya sudah pernah dimanfaatkan," katanya.

"Sejauh ini, kita belum bisa memastikan apakah ada unsur atau perbuatan melawan hukum, namun karena dalam laporan itu diduga ada HP yang diserobot maka kami hadir untuk melakukan verifikasi."

Manajemen PT GSS, Rony Gunawan ketika dikonfirmasi di lokasi terkait lahan yang disebutkan masuk dalam Hutan Produksi tersebut mengatakan, lahan sudah tidak dikelola lagi sejak 2017.

"Sudah kita buatkan parit gajah sebagai pembatas, untuk di bawah tahun 2017 saya tidak mengetahui karena saya juga baru 2017 masuk dalam manajemen perusahaan," katanya.

Disinggung mengenai jumlah Hak Guna Usaha (HGU) yang dipinjamkan negara, dia mengatakan, "Jumlah HGU kita sebanyak 1.861 hektar."

Rubrik

Komentar

Loading...