Perkosa Tiga Anak Perempuan, Tukang Gorengan Cs Ditangkap di Banda Aceh

Perkosa Tiga Anak Perempuan, Tukang Gorengan Cs Ditangkap di Banda Aceh

BERITAKINI.CO | Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap tiga pelaku pemerkosa anak di bawah umur.

Ketiganya adalah TR (49) dan RS (34), warga Kota Banda Aceh; dan RR (20) warga Kabupaten Aceh Besar.

 Ketiga tersangka tersebut ditangkap di lokasi yang berbeda.

Pelaku TR yang berprofesi sebagai penjual pisang goreng adabi ditangkap di warung miliknya di salah satu desa di Kecamatan Leung Bata, Banda Aceh pada 28 September 2020.

RR diringkus di jalan lintas Medan-Banda Aceh, Desa Seulimuem, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar pada 28 September 2020

Sedang RS ditangkap pada 29 September 2020 di Terminal Leung Bata, Kota Banda Aceh.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh AKP Muhammad Ryan Citra Yudha mengatakan, ketiga pelaku tersebut memperkosa tiga anak perempuan sebut saja Bunga, Melati, dan Indah.

"Bunga dan Melati sama-sama berusia delapan tahun, sedangkan satu korban lainnya masih dalam penyelidikan," katanya, Selasa (6/10/2020).

AKP Ryan menerangkan bahwa korban sempat disekap di dalam kolong rak gorengan milik pelaku TR yang berada di pinggir jalan di kawasan Lueng Bata.

"Saat itu, kedua korban mencoba pergi ke warung yang berada dekat rumahnya namun saat itu warungnya tutup. Kemudian yang bersangkutan beralih kembali ke warung yang lain, ternyata warung nya juga tutup," kata Ryan.

Tak jauh dari warung tersebut, ungkap Ryan, ternyata ada pelaku TR yang menjual pisang goreng.

TR pun memanggil Bunga dan Melati.

"Saat itu korban langsung menghampiri pelaku, kemudian pelaku menarik tangan korban dan menyuruh korban masuk ke dalam rak jualannya," katanya.

"Saat kedua korban masuk, ternyata terdapat satu orang anak kecil berjenis kelamin perempuan yang sudah berada di dalam kolong rak tersebut dalam kondisi tangan dan mulutnya terikat lakban," jelas Ryan.

Kemudian korban Bunga dan Melati juga diikat menggunakan lakban.

Setelah itu, pelaku TS dan RR melintas di depan warung milik TR. Kemudian TR memanggil kedua pelaku tersebut, dan kedua pelaku datang menghampiri TR.

"Setelah Itu, ketiga pelaku membawa korban ke area semak-semak yang berada di belakang warung milik tersangka TR, dan ketiga korban dicabuli dan disetubuhi," katanya

Berdasarkan keterangan pelaku TR, bahwa sebelumnya dia telah melakukan pencabulan terhadap dua anak laki-laki. Namun, penyidik masih menelusuri dua korban lainnya yang telah dicabuli TR tersebut.

"Atas perbuatannya, ketiga pelaku disangkakan melanggar Pasal 81 Jo Pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2020 Tengtang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 35 Tahun 2014 dan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara," katanya. | Dana Maulana

Rubrik

Komentar

Loading...