Perkembangan Pandemi Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, IDI Kembali Peringati Pemerintah Aceh

Perkembangan Pandemi Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, IDI Kembali Peringati Pemerintah Aceh
Ketua IDI Aceh DR Dr Safrizal Rahman M.Kes SP.OT

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh kembali mengingatkan Pemerintah Aceh untuk melakukan upaya terstruktur dan simultan manangani pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan untuk menyikapi perkembangan pandemi yang kian mengkhawatirkan.

Ketua IDI Aceh DR. Dr. Safrizal Rahman M.Kes SP.OT mengatakan, peningkatan hingga lebih dari 2.000 kasus dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, bukanlah hal yang wajar.

"palagi, lebih dari 10 persen dari total kasus tersebut menginfeksi tenaga medis, di mana satu di antaranya meninggal paksa merawat pasien Covid-19.

"Kondisi ini jelas menurunkan semangat para tenaga medis pejuang Covid-19," katanya, Rabu (9/9/2020).

Safrizal mengatakan, lebih dari satu juta penduduk Aceh kini menjadi kelompok rawan jika terserang Covid-19. Ini karena mereka memiliki comorbid (penyakit penyerta) seperti DM, hipertensi, penyakit jantung, gagal ginjal, penyakit paru dan obesitas.

Itulah sebabnya, kata Safrizal, Pemerintah Aceh harus melakukan upaya terstruktur dan simultan dengan melibatkan seluruh komponen masyrakat termasuk tokoh, ulama, universitas, dan cerdik pandai, untuk perang melawan Covid-19.

"Tentunya dengan strategi yang jelas dan terbuka," katanya.

Upaya itu, kata Safrizal, mesti dilakukan dengan meliputi promotive/preventif di hulu dan kuratif di hilir secara seimbang.

"Aceh harus segera melakukan upaya test masif dengan metode standart (swab-PCR), yang diyakini akan menemukan jauh lebih banyak angka positif di masyarakat," jelasnya.

Pemerintah juga harus menyiapkan tenaga medis cadangan untuk membantu pusat pusat perawatan Covid-19 dalam upaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien sekaligus perlindungan terhadap tenaga medis.

Di simping membuka pusat isolasi/rumah sakit darurat, demi menjamin bahwa proses isolasi dari pasien yang tidak bergejala atau bergejala ringan bisa dilakukan sesuai standar demi memutus rantai penyebaran

"Kami meminta kepada masyarakat untuk membantu pemerintah dalam upaya mengendalikan wabah ini dengan mengikuti protokol Covi-19, yaitu memakai masker mencuci tangan dan menjaga jarak , jujur dan segera melakukan pemeriksaan diri bila bergejala."

Lihat juga video update Covid-19 di Aceh:

Rubrik

Komentar

Loading...