Periode September 2019-Maret 2020: Jumlah Penduduk Miskin di Aceh Tambah 5 Ribu Orang

Periode September 2019-Maret 2020: Jumlah Penduduk Miskin di Aceh Tambah 5 Ribu Orang

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh merilis profil kemiskinan di Aceh, Rabu (15/7/2020).

Secara persentase, jumlah penduduk miskin di Aceh mengalami penurunan sebesar 0,02 persen atau dari 15,01 persen pada September 2019, menjadi 14,99 persen pada Maret 2020.

Tapi, meski secara persentase mengalami penurunan, jumlah penduduk miskin di Aceh justru mengalami kenaikan sebesar lima ribu orang.

Pada September 2019 total jumlah penduduk miskin di Aceh sebanyak 809 ribu orang, menjadi 814 ribu orang lebih pada Maret 2020.

"Namun bila dibandingkan dengan Maret 2019, terjadi penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 4 ribu orang lebih," seperti dilihat dalam rilis BPS Aceh.

Pada Maret 2019 total penduduk miskin di Aceh sebanyak 819,44 ribu lebih atau 15,32 persen.

Selain itu, BPS juga mencatat pada periode September 2019–Maret 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) mengalami kenaikan.

Indeks Kedalaman Kemiskinan naik dari 2,580 pada September 2019 menjadi 2,716 pada Maret 2020. Pada periode yang sama, Indeks Keparahan Kemiskinan naik dari 0,667 menjadi 0,708.

Meningkatnya nilai Indeks Kedalaman Kemiskinan ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin menjauhi Garis Kemiskinan, sementara kondisi ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin juga cenderung semakin besar.

Seperti diketahui, penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan. Adapun garis kemiskinan adalah nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan (setara 2.100 kalori per kapita per hari) dan nilai minimum pengeluaran untuk bukan makanan, seperti perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan dan kebutuhan pokok non makanan lainnya.

Selama periode September 2019–Maret 2020, Garis Kemiskinan naik sebesar 3,51 persen yaitu dari Rp 504.414 per kapita per bulan menjadi Rp 522.126,- per kapita per bulan.

Gini Ratio

Salah satu ukuran ketimpangan yang sering digunakan adalah Gini Ratio. Nilai Gini Ratio berkisar antara 0-1. Semakin tinggi nilai Gini Ratio menunjukkan ketimpangan

yang semakin tinggi. Pada periode September 2019 dan Maret 2020 gini ratio Aceh naik menjadi 0,321 dan 0,323.

Rubrik
BANK ACEH IDUL ADHA

Komentar

Loading...