Perempuan yang Nilep Duit Klinik di Banda Aceh Divonis 5 Tahun Penjara

Perempuan yang Nilep Duit Klinik di Banda Aceh Divonis 5 Tahun Penjara

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada Suci Rahayu, perempuan asal Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Bekas karyawan Klinik Anugrah Ayah Bunda di Banda Aceh itu, terbukti menilep duit di tempatnya bekerja tersebut.

Putusan tersebut dibacakan hakim pada 5 Mei 2021 lalu.

Lihat juga:

"Menyatakan Terdakwa Suci Rahayu Binti Ridwan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘penggelapan secara berlanjut’ sebagaimana dalam dakwaan primair,” kata Ketua Majelis Hakim Nurmiati didampingi dua hakim anggota masing-masing Eti Astuti dan Safri.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara 5 tahun.” 

Hakim juga memerintahkan agar seluruh barang bukti dikembalikan pemilik klinik yakni Ulfah Wijaya Kesumah.

Adapun barang bukti tersebut antara lain, sepeda motor Honda Vario, gelang emas 13,3 gram, gelang emas 11,6 gram, cincin pelintir emas 3,3 gram, cincin candi emas 5 gram, Laptop HP, Laptop Toshiba, sepeda lipat, sepeda gunung, satu set vacum cleaner, satu set alat sauna, 25 tas, lima pasang sandal dan sepatu, 28 helai pakaian wanita, satu buah sangkutan gelang, empat set alat terapi wajah, satu set mic portable, satu set pelurus rambut, satu set alat pijat pinggang, satu set lampu tidur, satu botol obat diet organic apple, satu masker wajah, dua lilin terapi, satu alat pengecek suhu tubuh, dan satu korset pinggang.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Banda Aceh Yuni menyatan menerima putusan hakim tersebut. Putusan itu juga sudah sesuai dengan tuntutan jaksa. 

Sementara terdakwa yang mengikuti sidang melalui virtual dari Lapas Kelas III Lhoknga mengatakan pikir-pikir. 

Rubrik

Komentar

Loading...