Pengerjaan Jembatan Mila Berjalan Lambat

Pengerjaan Jembatan Mila Berjalan Lambat

BERITAKINI.CO, Sigli | Pembangunan jembatan Mila, Kabupaten Pidie, dinilai berjalan lambat. Sejak pembangunan dimulai pada 19 Maret 2018 lalu, tak terlihat kemajuan yang signifikan.

Pantauan BERITAKINI.CO, di lokasi proyek yang dibangun menggunakan anggaran Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) pasca gempa Pidie Jaya, itu hanya terlihat beberapa rangka baja yang baru terpasang.

Tidak terlihat ada rangka baja lain di lokasi untuk meneruskan pengerjaan proyek yang meyedot anggaran senilai Rp 17 miliar.

Rasyidi Rasyid (37) warga Mila, mengatakan masyarakat berharap pembangunan jembatan tersebut cepat selesai. Mengingat jembatan itu satu-satunya akses untuk mengangkut hasil perkebunan menuju kecamatan.

Informasi yang dihimpun BERITAKINI.CO, kontrak pembangunan jembatan tersebut akan berakhir pada pertengahan Oktober 2018.

Kepala Bagian Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Pidie, Fauzan, dikonfirmasi menyebutkan secara keseluruhan proyek fisik tersebut telah mencapai progres 77,4 persen.

Capain itu, menurut Fauzan, sudah sangat baik jika dibandingkan dengan jangka waktu yang tersisa.

“Beberapa hari lalu Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud juga sudah berkunjung ke Mila, untuk memastikan jembatan tersebut selesai tepat waktu. Kami yakin dalam tahun ini semua proyek RR akan selesai," ujar Fauzan.

Mengenai kontrak proyek pembangunan jembatan Mila yang akan berakhir pertengahan Oktober ini, Fauzal menyangkalnya. Kata dia, kontrak tersebut masih bisa diperpanjang hingga Desember 2018.

“Kerena sebelumnya pengerjaan proyek tersebut menuai kendala, seperti perhitungan aset, pengalian pondasi dan beberapa kendala teknis lainnya,” terangnya.

Komentar

Loading...