Pengelola PCI Aceh Singkil Nunggak Pajak Rp 106 Juta

Pengelola PCI Aceh Singkil Nunggak Pajak Rp 106 Juta

BERITAKINI.CO, Singkil | Pengelola Pantai Cemara Indah Gosong Telaga Aceh Singkil nunggak bayar pajak ke daerah. Akibatnya daerah rugi Rp 106 juta dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Singkil, Iskandar menyebut pengelola Pantai Cemara Indah adalah Badan Usaha Milik Kampong (BUMK) Bersama dua desa yakni Desa Gosong Telaga Timur dan Desa Gosong Telaga Selatan.

Selama kurun waktu tiga tahun dikelola oleh BUMK Bersama ini, Kabupaten Aceh Singkil harusnya meraup pendapatan Rp 350 juta.

Tapi BUMK Bersama tidak mampu memenuhi target PAD yang ditentukan oleh pemerintah daerah.

Tahun 2018 Pemda Aceh Singkil menargetkan PAD dari Pantai Cemara Indah sebesar Rp 150 juta. Namun BUMK hanya mampu membayar Rp 88 Juta, menunggak Rp 62 juta.

Meski menunggak, kata Iskandar, tahun 2019 Pemda Aceh Singkil kembali mempercayakan pengelolaan PCI kepada BUMK Bersama mengingat merupakan penduduk setempat. Meski menurun target PAD sebesar Rp 100 juta, BUMK tetap saja menunggak Rp 5 juta.

Pada tahun berikutnya yakni 2020, Pemda Aceh Singkil merasionalisasi target PAD Pantai Cemara Indah karena Pandemi Covid-19 menjadi sebesar Rp 50 juta. Namun lagi-lagi BUMK Bersama kembali menunggak Rp 39 juta.

"Kalau ditotal tunggakan BUMK Bersama selama tiga tahun terakhir sebesar Rp 106 juta," katanya.

Untuk menindaklanjuti tunggakan tersebut, Bidang Pendapatan bersama Disparpora Aceh Singkil akan menyurati BUMK Bersama guna duduk bersama mencari solusi agar tunggakan ini bisa segera diselesaikan.

“Mau tidak mau yang namanya piutang wajib dibayar, apakah dicicil atau bagaimana. Meski kepengurusan BUMK berubah strukturnya, tetap menjadi tanggungjawab BUMK Bersama,” katanya.

" BUMK Bersama diharapkan kooperatif dan memiliki itikad baik untuk menyelesaikan hutang. Kalau minta waktu, kita akan akomodir, apakah itu dicicil, silahkan," katanya.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...