Pengangguran Mencemaskan

Pengangguran Mencemaskan
Ilustrasi

BERITEKINI.CO | Angka pengangguran di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, masih tinggi. Untuk menguranginya, Dinas Tena-ga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cirebon sudah melakukan berbagai terobosan. Kepala Disnakertrans Kabupaten Cirebon Denny Supdiana mencemaskan angka pengangguran di wilayahnya. Saat ini ada 200 ribu atau 10% warga di Kabupaten Cirebon yang belum mendapatkan pekerjaan.

“Total warga Kabupaten Cirebon sekitar 2,1 juta penduduk. Idealnya dari total jumlah penduduk seperti di Kabupaten Cirebon, pengangguran berkisar 9%. Ini sudah mencapai 10%,” terang Denny, Rabu (30/11/2016).

Untuk menekan jumlah pengangguran, Disnakertrans mengadakan bursa kerja. Selama setahun ini Pemkab Cirebon telah menggelar dua kali bursa kerja. Pada bursa kerja pertama yang digelar April lalu, 2.000 pencari kerja bisa terserap. “Bursa kerja merupakan salah satu sarana efektif menyerap tenaga kerja baru,” kata Denny.

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra menambahkan untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja, pihaknya telah menyediakan lahan seluas 10 ribu hektare di wilayah timur Kabupaten Cirebon untuk dijadikan zona industri.

Zona industri tersebut diharapkan bisa menyerap ribuan tenaga kerja. “Namun, saat ini perizinan lahan masih menunggu revisi perda RTRW yang belum selesai,” kata Sunjaya.

Investor pergi
Tingginya angka pengangguran juga terjadi di Provinsi Bangka Belitung. Kepala Disnakertrans Provinsi Bangka Belitung Didik Suprapto mengatakan saat ini jumlah lapang¬an kerja di Bangka Belitung tidak seimbang dengan pencari kerja.

“Permasalahannya listrik yang dihadapi Pulau Bangka dan Belitung. Itu menjadi pemicu investor tidak mau menanamkan investasi sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan,” kata Didik.

Hal itu menyebabkan jumlah pencari kerja tidak seimbang dengan lapangan kerja yang ada.

Komentar

Loading...