Penculik Bersenjata di Lhokseumawe Anggota TAM?

Penculik Bersenjata di Lhokseumawe Anggota TAM?

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Polisi telah meringkus empat pelaku penculikan yang menyasar seorang pengusaha di Kota Lhokseumawe.

Keempatnya ditangkap di lokasi terpisah dalam rangkaian operasi pengungkapan yang dilakukan Satrekrim Polres Lhokseumawe di-back up Subdit Jantanras Polda Aceh itu.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto membenarkan empat anggota komplotan itu telah dibekuk petugas. Sementara masih terdapat tiga lainnya yang sedang diburu.

Bersama dengan penangkapan itu, polisi juga menyita dua pucuk senjata api, masing-masing senapan serbu AK 56 serta pelurunya, dan sepucuk pistol jenis Sig Sauer dan amunisinya.

Eko mengatakan akan merilis hasil pengungkapan tersebut dalam waktu dekat.

Sementara informasi yang diperoleh BERITAKINI.CO, empat pelaku diduga masih memiliki relasi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Tentara Aceh Merdeka (TAM).

Keempatnya masing-masing, MJ, Am, Is, dan K.

Adapun penculikan dilakukan pada Rabu, 9 September 2020. Korbannya adalah Maimun Darwis (44), warga Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Maimun diculik dari kediaman, dan keluarga korban baru melaporkannya ke polisi pada Jumat malam pekan lalu.

Bergerak cepat, polisi berhasil meringkus MJ usai menerima laporan tersebut.

Pada Selasa, 15 September 2020, petugas kembali menangkap Am (40) warga Bireuen. Dari pria ini, polisi mengamankan dua pucuk senjata yang diduga digunakan saat penculikan.

Tak berhenti di situ, petugas terus melakukan pengembangan. Pada Rabu, 16 September 2020, polisi kembali menangkap dua pelaku lainnya yakni Is (28), warga Pidie Jaya, dan K.

Informasi yang diperoleh, keduanya ditangkap di kawasan Bireuen.

Keduanya dilaporkan baru saja mengantar korban kembali ke kediamannya.

Rubrik

Komentar

Loading...