Pencabutan Subsidi untuk Petani di Pidie Jaya Tuai Kritikan

Pencabutan Subsidi untuk Petani di Pidie Jaya Tuai Kritikan

BERITAKINI.CO, Meureudu | Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mencabut subsidi bajak sawah serta bantuan benih padi untuk para petani setempa menuai kritikan.

Keputusan Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya meniadakan bantuan pengelolaan sawah itu dinilai tidak sesuai dengan visi dan misi yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas dan Said Mulyadi, yang ingin mensejahterakan masyarakat Pidie Jaya.

Baca: Musim Rendengan, Pemkab Pidie Jaya Tiadakan Bantuan Biaya Bajak Sawah dan Benih

“Pidie Jaya merupakan salah satu daerah yang menjadi lumbung produksi padi, pencabutan subsidi olah sawah dan bantuan benih sangatlah tidak pantas dan tidak sesuai visi dan misi bupati dan wakil bupati,” kata koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Publick Transparency (PuTra) Pidie Jaya, Zikrillah, Selasa (23/10/2018).

Jika alasan Pemkab Pidie Jaya meniadakan subsidi tersebut akibat dana otonomi khusus (Otsus) dikelola oleh pemerintah provinsi, kata dia, seharusnya Pemkab Pidie Jaya memiliki kebijakan lain guna membantu petani setempat.

“Kami sangat mengharapkan Pemkab Pijay dapat mengeluarkan kebijakan lainnya yang bisa membatu petani pada musim rendengan ini,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Pidie Jaya meniadakan subsidi bajak sawah serta bantuan benih padi untuk para petani setempat. Biaya bajak sawah musim rendengan kali ini ditanggung sendiri oleh petani di wilayah tersebut. | NURZAHRI

Rubrik

Komentar

Loading...