Penanganan Konflik Pendirian Rumah Ibadah di Aceh Singkil, Dulmusrid: Dalam Waktu Dekat akan Dibentuk Tim Gabungan

Penanganan Konflik Pendirian Rumah Ibadah di Aceh Singkil, Dulmusrid: Dalam Waktu Dekat akan Dibentuk Tim Gabungan

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Bupati Aceh Singkil Dulmusrid mengatakan, Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Singkil akan membentuk tim gabungan terkait penyelesaian persoalan rumah ibadah di kabupaten itu.

Hal itu, kata Dulmusrid, merupakan salah satu poin hasil pertemuan antara Forkompimda Aceh dengan Forkopimda Aceh Singkil pada Selasa, 20 Oktober 2020 di Pendopo Gubernur Aceh.

Pertemuan itu dipimpin Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dihadiri Kapolda, Pangdam IM, Kajati, ketua DPRA, ketua Pengadilan Tinggi, ketua MPU, ketua FKUB.

Kemudian dari Forkompinda Aceh Singkil, hadir langsung Bupati Dulmusrid, Wakil Bupati Sazali, Sekda Drs Azmi, Kapolres, Dandim, Kajari, ketua Pengadilan, ketua MPU, Kakan Kemenag, kepala Badan Kesbangpol, kepala Dinas Syariat Islam, ketua FKUB, dan wakil ketua DPRK.

“Hasil pertemuan itu Insya Allah dalam waktu dekat akan membentuk tim gabungan Forkompinda Aceh dan Aceh Singkil ," kata Dulmusrid saat  dikonfirmasi via sambungan selulernya.

Tim tersebut nantinya bekerja untuk mendeteksi, melihat, mengkaji dan mengidentifikasi secara mendalam permasalahan dan penanganan konflik pendirian rumah ibadah di Aceh Singkil, termasuk pendirian rumah dinas pendeta di Danau Paris.

"Setelah dibentuk tim maka bekerja dengan penyesuaian dan mempertimbangkan regulasi yang ada (Undang-Undang, Qanun Aceh, dan SKB 2 Menteri)," kata Dulmusrid.

"Pak Gubernur langsung memerintahkan Asisten I bersama ketua FKUB Aceh secepatnya membentuk tim tersebut."

Lihat juga: 

Dulmusrid mengatakan bahwa sebelumnya Pemkab Aceh Singkil meminta secara resmi kepada Pemerintah Aceh untuk memfasilitasi persolan penanganan konflik rumah ibadah dengan latar belakang Pemkab Aceh Singkil telah melakukan sejumlah penanganan namun masih menemukan jalan buntu.

Rubrik

Komentar

Loading...