Pemkab Pijay Diminta Berikan Pendampingan untuk Korban Pencabulan

Pemkab Pijay Diminta Berikan Pendampingan untuk Korban Pencabulan
ILUSTRASI NET

BERITAKINI.CO, Pidie Jaya | Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya diminta untuk memberikan pendampingan kepada delapan korban pencabulan yang dilakukan oleh BM (44), petani asal Kecamatan Bandar Dua.

“Saat ini korban belum mendapat pendampingan khusus dari pemerintah Kabupaten Pidie Jaya,” kata aktivis anak dan perempuan, Miswar kepada BERITAKINI.CO, Selasa (9/10/2018).

Baca: Kasus Petani Cabuli 8 Bocah di Pijay P21, Ini Pasal yang Dijerat untuk Tersangka

Dia menjelaskan, secara psikologis korban merasa terganggu. Namun dengan pendampingan, korban pencabulan dapat diberikan motivasi dan semangat hidup.

"Untuk itu, pemerintah harus memberikan perlindungan terhadap korban pencabulan tersebut demi masa depan mereka," ujarnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos Pidie Jaya, Mutia, menyebutkan kasus pencabulan tersebut telah ditangani oleh pihaknya.

Selain pendampingan psikologi, kata dia, pihaknya juga memberikan pendampingan dalam bentuk advokasi terhadap delapan korban pencabulan itu.

“Dari awal sudah ada pendampingan untuk korban, karena itu sudah menjadi tanggung jawab. Anggarannya memang agak terbatas, namun itu merupakan tugas kami,” kata Mutia. | NURZAHRI

Rubrik

Komentar

Loading...