Pemkab Aceh Singkil Surati BPN RI, Minta Dua Ribu Hektar Lahan Dikeluarkan dari HGU PT Socfindo Sebelum 2023

Pemkab Aceh Singkil Surati BPN RI, Minta Dua Ribu Hektar Lahan Dikeluarkan dari HGU PT Socfindo Sebelum 2023
Wakil Bupati Aceh Singkil Sazali

BERITAKINI.CO, Singkil | Pemkab Aceh Singkil menindaklanjuti permintaan sejumlah desa di Kecamatan Gunung Meriah dan Simpang Kanan yang berbatasan langsung dengan HGU perusahaan kelapa sawit PT Socfindo.

Di mana sebelumnya desa-desa di sana meminta meminta Pemkab Aceh Singkil menyurati Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN RI) agar melepas area seluas 2.238 hektar yang selama ini masuk dalam HGU PT Socfindo untuk kepentingan perluasan wilayah Kecamatan Gunung Meriah dan Kecamatan Simpang Kanan.

Pemkab Aceh Singkil pun telah menyurati BPN RI untuk menindaklanjuti permintaan desa-desa tersebut. Dalam surat yang ditanda tangani Wakil Bupati Aceh Singkil Sazali tentang permohonan enclave sebagian lahan HGU PT Socfindo untuk perpanjangan izin tahun 2023, memuat sejumlah dasar permintaan antara lain pertama berdasarkan HGU PT Socfindo diterbitkan Pertanahan Aceh Selatan tahun 1998 dengan luas kurang lebih 4.414 hektar.

Izin HGU PT Socfindo akan berakhir pada 2023 untuk itu Pemkab Aceh Singkil telah memprogramkan mengenclave sebagian areal HGU guna percepatan pembangunan terkait pembangunan wilayah apabila memang di perpanjang kembali.

Dalam surat tersebut menerangkan sesuai Qanun Aceh Singkil Nomor 2 Tahun 2013 Tentang RTRW 2012-2032 terdapat beberapa lokasi yang tidak sesuai lagi dengan keberadaan HGU PT Socfindo. Keberadaan PT Socfindo yang lamanya kurang lebih 90 tahun.

Hal itu membuat titik koordinat batas areal HGU PT Socfindo sudah tumpang tindih dengan keberadaan pemukiman penduduk, sebagian areal itu tepat pada pemukiman jantung kota Kecamatan Gunung Meriah yang merupakan kecamatan terpadat penduduk di Aceh Singkil.

Untuk itu Pemkab Aceh Singkil meminta kepada Menteri BPN agar berkenan mengkaji kembali untuk memperpanjang HGU PT Socfindo.

“Besar harapan untuk pembangunan semua sektor kiranya sebagian HGU dapat dienclave sebanyak 2.238.74 hektar para saat proses perpanjangan HGU tahun 2023 mendatang,” tulis Sazali dalam suratnya.

Rubrik

Komentar

Loading...