Pemerintah Ingin Pilkada Tetap 2024, Begini Reaksi KIP Aceh yang Sudah Tetapkan Tahapan Pilkada 2022

Pemerintah Ingin Pilkada Tetap 2024, Begini Reaksi KIP Aceh yang Sudah Tetapkan Tahapan Pilkada 2022

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menolak rencana revisi UU Pemilu.

Mereka ingin tetap melaksanakan Undang-Undang Pemilihan Umum dan Undang-Undang Pilkada yang sudah ada. Dalam undang-undang itu, Pilkada akan digelar serentak pada 2024.

Lihat: Pemerintah Tolak RUU Pemilu, Pilkada Serentak Tetap 2024

Sementara KIP Aceh, baru-baru ini telah menetapkan tahapan Pilkada Aceh 2022. Penetapan tahapan itu terkmaktub dalam Keputusan Komisi Independen Pemilihan Aceh Nomor: 1/PP.01.2-Kpt/11/Prov/I/2021 Tentang Tahapan, Prgram, dan Jadwal Pemilihan Kepala Daerah di Aceh 2022.

Lihat: KIP Ketok Palu Tahapan Pilkada Aceh 2022

Ketua KIP Aceh Samsul Bahri mengatakan, penetapan tahapan tersebut telah sesuai dengan perintah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh, khususnya Pasal 66 ayat 1 yang memerintahkan bahwa tahapan dan jadwal pemilihan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota ditetapkan oleh KIP.

“Jadi, setelah kami menerima surat pemberitahuan akhir masa jabatan gubernur dan wakil gubernur, KIP Aceh menetapkan tahapan dan sesuai perintah undang undang. Jadi kami sudah melaksanakannya,” kata Samsul Bahri, Sabtu (30/1/2021).

Lihat: DPRA Surati KIP Aceh Sampaikan Masa Berakhir Jabatan Gubernur

Sementara hal-hal yang berada di luar kewenangan KIP, kata Samsul, dia menilai hal itu merupakan ranah lembaga lain.

Menurutnya, hal itu adalah tugas pemerintah untuk berkoordinasi, terutama dengan Mendagri.

“Tapi jika berdasarkan perintah undang undang dan Qanun Pilkada Aceh, pilkada tetap 2022,” katanya.

Samsul juga mengaku akan tunduk dan patuh pada undang-undang terkait pelaksanaan pilkada.

“Apa yang diperintahkan undang, kalau undang undang memerintahkan kami lanjut, maka kami lanjut. Sebaliknya, jika diperintahkan berhenti, ya kami harus berhenti. Karena kami penyelenggara,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...