Pemerintah Ingin Pilkada 2024, Komisi I DPRA: Kita Tidak Masuk ke Ranah Rumah Tangga Orang

Pemerintah Ingin Pilkada 2024, Komisi I DPRA: Kita Tidak Masuk ke Ranah Rumah Tangga Orang

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ketua Komisi I DPRA Tgk M Yunus mengatakan, stakeholder di Aceh masih tetap komit atas rencana pelaksanaan Pilkada Aceh pada 2022 mendatang.

Meski secara nasional, pemerintah telah menunjukkan sikap bahwa pelaksanaan pilkada akan dilangsungkan pada 2024.

Lihat: Pemerintah Tolak RUU Pemilu, Pilkada Serentak Tetap 2024

“Kita komit dengan amanah Undang-Undang Pemerintahan Aceh, di mana Pilkada itu di 2022,” kata M Yunus, Senin (1/2/2021).

Selain penyelenggara pilkada di Aceh telah menetapkan jadwal dan tahapan, lanjut M Yunus, Pemerintah Aceh dan DPRA juga telah mempersiapkan alokasi anggaran untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah tersebut.

Lihat juga: Pemerintah Ingin Pilkada Tetap 2024, Begini Reaksi KIP Aceh yang Sudah Tetapkan Tahapan Pilkada 2022

“Anggaran untuk pilkada mendatang sudah aman, hal itu juga telah disampaikan melalui rapat bersama mitra-mitra kerja Komisi I beberapa waktu lalu,” katanya.

Soal sikap pemerintah pusat yang menginginkan pilkada serentak dilansungkan pada 2024, kata Yunus, hal itu adalah urusan rumah tangga orang.

"Kita tidak masuk ke ranah itu. Itu kan rumah tangga orang. Itu terserah mereka, dan itu saya rasa juga masih sekedar saran, pendapat, dan rancangan,” katanya.

Adapun terkait pelaksanaan pilkada di Aceh, kata Yunus, DPRA juga akan terus berkoordinasi dengan Kemendagri.

"Kita tetap lakukan koordinasi, kita perjuangan untuk tetap digelar pilkada 2022, baik eksekutif dan legislatif pemilu di Aceh tetap sesuai dengan UUPA," ujarnya.

Rubrik

Komentar

Loading...