Pemerintah Aceh Akhirnya Serahkan Rancangan APBA 2021 Rp 16,9 Triliun ke DPRA

Pemerintah Aceh Akhirnya Serahkan Rancangan APBA 2021 Rp 16,9 Triliun ke DPRA

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Pemerintah Aceh akhirnya menyerahkan Rancangan Qanun (Raqan) Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2021, Rabu (25/11/2020). Dokumen anggaran itu disampaikan langsung Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Adapun postur Rancangan APBA 2021 memuat Pendapatan senilai Rp 14,18 triliun lebih, naik Rp 177 miliar lebih atau 1,27 persen dibanding Pendapatan Aceh 2020 yakni Rp 14,05 triliun lebih.

Pendapatan tersebut berasal dari tiga komponen utama yakni Pendapatan Asli Aceh yang direncanakan Rp 2,41 triliun lebih, naik 9 persen dari tahun sebelum Rp 2,18 triliun lebih; Pendapatan Transfer 11,75 triliun lebih, turun 64,3 miliar lebih atau 0,54 persen dibanding tahun 2020 Rp 11,81 triliun lebih; dan Lain-lain Pendapatan yang Sah senilai Rp 27,4 miliar, atau mengalami peningkatan Rp 25,3 miliar lebih dibanding tahun sebelumnya Rp 2 miliar lebih.

"Penurunan dan peningkatan pendapatan ini terjadi karena penyesuaian nomenklatur," kata Nova Iriansyah saat membacakan Nota Pengantar Keuangan Rancangan APBA 2021 tersebut.

Sementara Belanja Aceh direncanakan Rp 16,90 triliun lebih, atau naik 7,3 persen dibanding tahun 2020 sebesar Rp 15,82 triliun lebih.

Adapun Pembiayaan Aceh direncanakan, masing-masing, penerimaan Rp 2,8 triliun lebih sumber prediksi Silpa 2020; dan Pengeluaran Rp 80 miliar, terdiri dari Rp 65 miliar untuk pembentukan dana cadangan, Rp 10 miliar untuk pernyertaan modal PEMA, dan Rp 5 miliar untuk perseroan terbatas BPR Mustaqim. | Husaini Dani

Rubrik

Komentar

Loading...