Pembunuh Supir Travel di Aceh Singkil Pasrah Dihukum Mati

Pembunuh Supir Travel di Aceh Singkil Pasrah Dihukum Mati

BERITAKINI.CO, Singkil | Hadi Nurfathon (33), terdakwa pembunuh sopir travel di Aceh Singkil mengaku pasrah dengan hukuman apapun yang harus diterimannya.

Warga Gampong Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya, mengakui telah membunuh sopir travel di Aceh Singkil bernama Sapriansyah.

Dia mengatakan perbuatannya itu merupakan kesalahan besar baik di mata agama maupun negara.

"Untuk itu saya pasrah menerima apapun hukuman yang diberikan termasuk hukuman mati sesuai dengan tuntutan kepada saya," katanya dalam sidang lanjutan dengan agenda pembelaan di Pengadilan Negeri Singkil, Kamis (16/1/2020).

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Kejari Aceh Singkil menuntut Hadi dengan hukuman mati. Dia dikenakan Pasal 340 dan 362 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana dan Pencurian.

Aksi pembunuhan itu sendiri dilakukan Hadi pada Juni 2019 lalu. Dia awalnya menghubungi petugas travel seolah-olah ingin menyewa mobil. Naas, Sapriansyah saat itu bertugas menjemput Hadi.

Saat dalam perjalanan, Hadi pun menghabisi Sapriansyah.

Dari hasil rekonstruksi, Hadi menggunakan kapak menghantam rahang korban dari belakang hingga korban tersungkur.

Pelaku juga mengikat leher Sapriansyah dengan tali untuk menghabisi nyawa korban lalu membuang mayatnya ke jurang.

Baca: Begini Cara Pelaku Habisi Sopir Travel di Aceh Singkil

Dia pun kemudian membawa kabur mobil curiannya itu.

Baca: Polisi Ringkus Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Sopir Travel di Aceh Singkil

Tapi Hadi berhasil ditangkap beberapa hari kemudian.

Rubrik

Komentar

Loading...