Pembobol Toko Ponsel di Pidie Dibekuk, Ternyata Napi Asimilasi

Pembobol Toko Ponsel di Pidie Dibekuk, Ternyata Napi Asimilasi

BERITAKINI.CO, Sigli | Polisi menangkap Fakrullazi (33) warga Gampong Paloh Tinggi, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie.

Dia merupakan tersangka tunggal pembobol toko ponsel yang berada di pinggir jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Masjid Runtoh, Tijue, Kecamatan Pidie pada 14 November 2020.

Lihat: Bobol Toko Ponsel, Maling Gasak 17 Smartphone dan 604 Voucher Pulsa di Sigli

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian mengatakan, Fakrullazi (33) ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

"Setelah mengamankan pelaku, kita juga melakukan pengeledahan lokasi dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang dicuri toko ponsel tersebut," kata Zulhir.

Zulhir menambahkan, pelaku diketahui pernah terlibat kasus pencurian toko ponsel di Aceh Besar.

Dia divonis hukuman 1,6 tahun penjara dan sudah menjalani satu tahun hukuman penjara di Lapas Kelas IIB Jantho, Aceh Besar.

"Beberapa bulan lalu pelaku baru keluar penjara sebagai napi asimilasi," katanya.

Tapi dia kembalil beraksi di Pidie. Atas perbuatannya itu, Fakrullazi pun akan dikenai Pasal 363 Ayat (1) ke-5e jo Pasal 486 KUHPidana dengan pemberatan akibat perbuatan berulang yang dilakukannya.

"Pelaku terancam hukuman penjara paling lama 7 tahun  ditambah sepertiga," ujar Zulhir.

Sebelumnya, pada Sabtu (14/11/2020) Kios BMC Smartphone di Simpang SMAN 1 Sigli, Gampong Masjid Runtoh, Pidie dibobol maling.

Sedikitnya 17 unit smartphone bergagai merek dan dua ponsel non android, serta 604 lembar voucher pulsa raib disikat pelaku dan kerugian ditaksir Rp 45 juta.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...