Pembangunan Masjid Agung Aceh Jaya Butuh Rp 100 Miliar

Pembangunan Masjid Agung Aceh Jaya Butuh Rp 100 Miliar

BERITAKINI.CO, Calang - Bupati Aceh Jaya H T Irfan TB bersama pejabat Forkopimda setempat, Minggu (14/10/2018), melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Baitul Izzah di Gampong Dayah Baroe, Kecamatan Krueng Sabee.

Mesjid Agung yang dibangun di atas tanah wakaf H Mustafa dari Yayasan Al-Ansar ini, akan rampung pada 2022.

Irfan mengatakan, total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan masjid ini mencapai Rp 100 miliar. Dengan rincian, biaya pembangunan fisik sebesar Rp 60 miliar, dan sisanya untuk pembangunan taman dan halaman masjid.

"Untuk tahun 2018 ini kita mengusulkan Rp 2 miliar melalui Dinas PUPR Aceh. Anggaran itu untuk pembangunan fisik serta pembebasan tanah seluas 3 hektar lagi milik masyarakat yang berdampingan dengan tanah wakaf ini," kata Irfan.

Kata dia, Pemkab Aceh Jaya sudah mengusulkan anggaran sebesar Rp 15 miliar pada tahun 2019. “Tahun-tahun berikutnya akan kita usul lagi sebesar Rp 15 miliar yang bersumber dari dana otonomi khusus,” sebutnya.

Irfan berharap dukungan serta doa semua pihak agar impian masyarakat Aceh Jaya untuk memiliki masjid agung megah dapat terlaksana sesuai harapan dan tepat waktu.

"Insya Allah jika Masjid Agung ini siap akan mampu menampung seribu jama'ah," sebut Irfan.

Irfan juga meminta Dinas PUPR Aceh Jaya dan Bappeda untuk membentuk pengawasan internal agar pengelolaan anggaran dan pembangunan tidak asal jadi.

“Apalagi ini rumah ibadah, harus benar-benar sempurna,” pinta Irfan.

Seremonial peletakan batu pertama itu turut dihadiri Kapolres, Dandim, ketua DPRK, ketua MAA, ketua MUNA, para kepala SKPK serta beberapa tokoh masyarakat Aceh Jaya. | ARIF HIDAYAT

Komentar

Loading...