Pembalak Liar Lolos dari Sergapan, Petugas Amankan 30 Kubik Kayu Ilegal di Hutan Subulussalam

Pembalak Liar Lolos dari Sergapan, Petugas Amankan 30 Kubik Kayu Ilegal di Hutan Subulussalam
Petugas memusnahkan kayu yang ditemukan di hutan lindung usai ditebang pembalak liar

BERITAKINI.CO, Subulussalam | Tim patroli gabungan yang terdiri dari Polisi Hutan (Polhut), TNI dan Polri mengamankan 30 kubik kayu olahan hasil illegal logging di kawasan hutan lindung wilayah Kecamatan Sultan Daulat, Subulussalam.

Kepala Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Singkil, Saipul yang ikut dalam patroli itu mengatakan, kayu tersebut didapat dari serangkaian patroli yang dilakukan sejak 3 sampai 6 Juli 2019.

Sebelumnya, petugas mendapat laporan dari masyarakat bahwa pembalak liar sedang menjarah pohon di hutan lindung di antara kawasan Sultan Daulat, Subulussalam hingga Sungai Bengkung, Aceh Tenggara.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah VI (Singkil, Subulussalam, Aceh Selatan, Abdya) menginstruksikan untuk menggelar patroli. Selanjutnya dibentuk tim gabungan dengan melibatkan jajaran TNI, Polri,” katanya.

Petugas sempat memergoki pembalak liar yang sedang merambah hutan di sana.

“Tapi pelaku lari tunggang langgang dan kita kejar, namun dia lolos,” ungkapnya.

Meski begitu, anak dan istri pelaku berhasil diamankan di camp yang sudah di siapkan oleh pembalak liar itu di dalam hutan.

Petugas juga mengamankan chinsaw dan kayu-kayu olahan tersebut. Kemudian petugas langsung melakukan pemusnahan kayu olahan lokasi.

“Sisa barang bukti di bawa ke Polsek Sultan Daulat, Subulussalam,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...