Pelaku Pemerkosa Lansia di Pidie Diduga Punya Kelainan Seks, Terungkap Juga Korban Lainnya

Pelaku Pemerkosa Lansia di Pidie Diduga Punya Kelainan Seks, Terungkap Juga Korban Lainnya

BERITAKINI.CO, Sigli | Petualangan seksual AI (39) warga Gampong Kulam Baro, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie berakhir di balik jeruji besi Mapolres Pidie.

Ia ditangkap di Gampong Blang Asan, Kecamatan Kota Sigli, Pidie atas dugaan pesetubuhan dan pembunuhan perempuan lanjut usia (lansia) Zubaidah (58) warga Masjid Runtoh, Kecamatan Pidie beberapa hari lalu.

Lihat: Polisi Bekuk Pembunuh yang Memperkosa Lansia di Pidie

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destran memaparkan, aksi kejahatan seksual yang dilakukan pelaku ternyata tidak hanya menimpa Zubaidah, namun ada sejumlah rentatan kejahatan serupa yang pernah dilakoni pria tersebut.

Lihat juga: Penemuan Mayat Lansia Hebohkan Warga Pidie, Diduga Diperkosa Lalu Dibunuh

Antara lain, sebut Zulhir, pelaku juga melakukan hal yang sama terhadap pengemis berinisial RI (48) warga Kunyet, Kecamatan Padang Tiji.

Kejadian tersebut terjadi pada 17 Desember 2020, sepulang dari mengemis di Kota Sigli, korban dipaksa pelaku untuk naik ke becak dan dijanjikan akan diantar ke terminal agar bisa kembali ke Padang Tiji.

Bukanya diantar ketujuan, RI dibawa pelaku kekawasan sepi bekas AMP di Gampong Leubue, Kecamatan Pidie. Korban kemudian menyumpal mulut korban dan melakukan aksi permerkosaan.

"Setelah melampiaskan hasratnya, pelaku meninggalkan korban dilokasi dan mengambil Rp 2 juta uang milik korban," kata Zulhir didampingi Kasat Reskrim, AKP Ferdian Candra.

Selang beberapa hari atau 30 Desember 2020 pelaku kembali menjalan aksi percobaan pemerkosaan terhadap perempuan berinisial NM (38) warga Gampong Pante Teungoh, Kecamatan Kota Sigli.

Korban sempat melakukan perlawanan saat pria tidak dikenal masuk ke kamar rumah korban dengan cara mendobrak pintu. Pelaku sempat menampar, memukul dan meraba-raba kemaluan korban sebelum melarikan diri.

"Korban mengalami luka robek di bagian dagu, luka robek di kelopak mata sebelah kiri dan luka memar di dahi sebelah kiri hingga harus dirawat di rumah sakit," ujar Zulhir.

Terakhir, AI yang diduga menderita kelainan seks tersebut kembali melampiaskan hasratnya itu terhadap Zubaidah (58) warga Masjid Runtoh, Kecamatan Pidie hingga korban meninggal dunia akibat tindakan penganiaan dan pemerkosaan yang diduga dilajukan pelaku.

"Modus operadinya berpura-pura sebagai pengupul barang bekas agar leluasa bisa memantau korban, baru kemudian malam harinya aksi pelampiasan nafsu syawatnya tersebut dilakukan," ujar Zulhir.

Pelaku, sambung Zulhir juga diketahui pernah menikah sebanyak lima kali dan empat diantaranya berakhir dengan perceraian.

Kini untuk mempertangjawabkan perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 291 KUHP Subs Pasal 285 KUHP Jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling 15 tahun dan ditambah sepertiga.

Rubrik

Komentar

Loading...