Pasien Meninggal Karena Virus Corona Dapat Santunan Rp 15 Juta

Pasien Meninggal Karena Virus Corona Dapat Santunan Rp 15 Juta
Ruang isolasi pasien corona di RSUP Persahabatan. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

BERITAKINI.CO | Kementerian Sosial akan memberikan bantuan santunan kepada seluruh pasien Virus Corona atau Covid-19 yang meninggal dunia. Santunan tersebut sebesar Rp15 juta.

"Untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan Kementerian Sosial memberikan santunan kematian kepada ahli waris sebesar Rp15 juta per orang, yang meninggal sebagai bentuk perhatian dan sungkawa dari negara," kata Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama, di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (24/3).

Saat ini, katanya, pihaknya tengah mendata seluruh pasien yang meninggal dunia atas virus ini. "Saat ini sedang dilakukan verifikasi terhadap ahli waris yang keluarganya meninggal dunia karena Covid-19," katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, Kementerian Sosial akan mendukung upaya dari Gugus Tugas untuk upaya memberantas wabah ini. Lanjutnya, ia berharap agar wabah ini cepat terselesaikan.

"Kementerian Sosial juga memberikan dukungan terhadap upaya Gugus Tugas membantu kebutuhan APD masyarakat dan petugas. Kementerian sosial berharap tantangan Covid-19 ini bisa cepat kita lalui, sehingga kita bisa normal dan bisa maju seperti yang kita harapkan," pungkasnya.

Jumlah Bertambah
Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto menyebutkan, hingga tanggal 23 Maret 2020, pukul 12.00 WIB, adanya penambahan pasien dinyatakan positif Virus Corona atau Covid-19. Total hingga kini menjadi 579 orang.

"Yang kita dapat mulai tanggal 22 Maret pukul 12.00 hingga 23 pukul 12.00 WIB. Ada penambahan kasus baru sebanyak 65 orang diberbagai provinsi. Sehingga total kasus 579," kata Yuri di BNPB, Jakarta Timur, Senin (23/3).

Selain itu, tim medis pula berhasil menyembuhkan pasien yang telag melewati dua kali pemeriksaan dan hasilnya dinyatakan negatif dari Corona.

"Kemudian ada penambahan kasus udah dua kali follow dan dua kali negative dan kita nyatakan sembuh sebanyak satu orang, sehingga total kasus sembuh 30 orang,"ujarnya.

"Kemudian satu tambahan meninggal dari kemarin kita rilis 48 menjadi total kasus meneninggal menjadi 49 (orang)," pungkasnya.

Rubrik
Sumber
Merdeka.com
PEMERINTAH ACEH 2020 14-Cabut Maklumat

Komentar

Loading...