Pasar Mobil Bekas di Aceh Masih Konsisten Menurun

Pasar Mobil Bekas di Aceh Masih Konsisten Menurun
Ilustrasi

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Pasar mobil bekas di Banda Aceh masih menunjukkan tren yang terus menurun.

Hal ini sejalan dengan penularan pandemi Covid-19 yang belum juga bisa dikendalikan.

Kondisi telah mengancam omzet para pemilik showroom mobil bekas.

Beberapa di antaranya bahkan sedang mempertimbangkan untuk menutup showroomnya.

Iqbal, pemilik showroom di seputaran Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh mengaku omzetnya merosot dratis hingga 70 persen.

Bukan saja lantaran sepinya minat masyarakat membeli kendaraan, tapi juga karena ketatnya pemberian kredit dari perusahaan pembiayaan.

"Kini DP kendaraan itu sudah mencapai setengah dari harga kendaraan," katanya, Jumat (6/11/2020).

Itulah sebabnya, kata Iqbal, ada banyak pembeli yang gagal mendapat kredit, dan imbasnya penjualan mobil bekas pun menurun.

Iqbal mengatakan, dari rata-rata penjualan mobil 10 sampai 15 unit per bulan, menurun selama pandemi menjadi sekitar tiga unit saja per bulan.

"Semenjak Corona sangat drastis penurunan hingga 70 persen, sampai sama sekali tidak ada laku dalam sebulan," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan San Ani, Pemilik Showroom Khalifah Mobil.

"Menurunnya juga tujuh puluh persen, bahkan satu deretan showroom penjualan mobil bekas di sini mengalami nasib yang sama," katanya. | Fauzan

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...