Paripurna Pengusulan Nova Jadi Gubernur Definitif, Ketua DPRA: Nanti Banmus yang Putuskan

Paripurna Pengusulan Nova Jadi Gubernur Definitif, Ketua DPRA: Nanti Banmus yang Putuskan
Nova Iriansyah

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin mengatakan, sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh, DPRA memiliki tugas dan wewenang untuk menggelar paripurna pemberhentian dan pengangkatan gubernur Aceh.

Terutama setelah DPRA menerima Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 73/P Tahun 2020 tentang Pengesahan Pemberhentian Irwandi Yusuf dari Gubernur Aceh 2017-2022. Keppres itu sendiri telah diterima DPRA pada Agustus 2020 lalu.

"Namun sebelum digelar sebuah rapat paripurna, terlebih dahulu akan digelar rapat di badan musyawarah (banmus) untuk memutuskan jadwal sidang paripurna," kata Dahlan, kemarin.

Pada rapat itu, kata Dahlan, Keppres Pengesahan Pemberhentian Irwandi Yusuf tersebut akan dibacakan. "Nantinya Banmus lah yang memutuskan jadwal pelaksanaan rapat paripurna," katanya.

Dahlan juga belum bisa memastikan apakah paripurna pemberhentian Irwandi Yusuf tersebut satu paket dengan pengangkatan gubernur Aceh untuk mengisi kekosongan, untuk diusulkan ke presiden melalui menteri.

"Apakah setelah digelar rapat paripurna DPRA pemberhentian Irwandi Yusuf sebagai gubernur Aceh langsung dilanjutkan dengan rapat paripurna pengangkatan Nova Iriansyah pada hari itu juga, nanti kita lihat lagi mekanismenya dan akan kita putuskan dalam rapat di Banmus," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...