Parah, PNS Ini Diduga Cabuli Anak Kandungnya di Aceh Besar

Parah, PNS Ini Diduga Cabuli Anak Kandungnya di Aceh Besar

BERITAKINI.CO | Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur diduga terjadi lagi di Aceh Besar. Parahnya, kasus kali ini justru diduga dilakukan ayah terhadap anak kandungnya yang berusia 4 tahun.

Tersangka adalah Sur (46), warga salah satu gampong di Kecamatan Lhoknga, yang kini menetap di Kecamatan Peukan Bada, wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

Pria ini juga tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu instansi di Kota Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan, dugaan pencabulan itu diketahui berdasarkan laporan ibu korban, yang kini telah berpisah tempat tinggal dengan Sur, suaminya itu.

“Dugaan pencabulan dilakukan di rumah Sur di salah satu gampong di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar pada Kamis, 14 Januari 2021 lalu,” kata Ryan, Rabu (17/2/2021).

Menurut Ryan, Sur sebelumnya menjebut putrinya itu dari sekolah dan membawanya pulang ke rumah.

Selang empat hari atau pada Senin, 18 Januari 2021, lanjut Ryan, korban diantarkan ke rumah ibunya.

“Namun sekitar jam 16.00 WIB, korban tiba-tiba mengeluh sakit pada kemaluan. Ibu korban kemudian membawa korban ke rumah kakaknya yang kebetulan berprofesi sebagai bidan. Setelah diperiksa, diketahui bahwa ditemukan lecet dan adanya cairan putih di kemaluan korban," kata Ryan.

Ibu korban pun melaporkan suaminya itu ke polisi. Personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh lantas melakukan penyelidikan dan menangkap Sur di rumahnya pada Selasa, 16 Februari 2021.

Menurut Ryan, Sur sampai saat ini tidak mengakui perbuatannya. Namun korban menceritakan kepada penyidik dan psikiater bahwa pelaku itu ayah kandung korban sesuai dengan laporan yang dilaporkan ibu korban.

“Sementara itu, kami masih fokus menangani kondisi psikis korban dan saat ini korban sedang dalam pendampingan psikiater,” kata Ryan.

Sedang terhadap SUR, penyidik menjeratnya dengan Pasal 49 Jo Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Rubrik

Komentar

Loading...