Pacu Kinerja PPNPN 2021, Mahkamah Syariah Jantho Review Kinerja 2020

Pacu Kinerja PPNPN 2021, Mahkamah Syariah Jantho Review Kinerja 2020
Ketua Mahkamah Syariah Jantho Siti Salwa

BERITAKINI.CO, Jantho | Mahkamah Syariah Kota Jantho saat ini memiliki 25 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Terdiri dari ketua dan wakil ketua, serta tujuh orang hakim, tujuh jajaran kepanitraan, satu Juru Sita, tiga JSP, tujuh orang di kesektariatan, dan dibantu tujuh tenaga PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri/honor), dan dua tenaga bakti.

Sebelumnya, kinerja satuan kerja Mahkamah Syariah Jantho sampai saat ini tercatat di Sistem Informasi Penelusuran perkara (SIPP) 96,71 persen, dengan sisa perkara terhitung Senin (21/12/2020) untuk gugatan (contensius) sejumlah 24 perkara, permohonan (voluntair) 2 perkara, serta Pidana Islam (jinayat) 4 perkara.

Adapun 2020, Mahkamah Syariah Jantho menerima perkara bervarian, dan jika diklasifikasi berdasarkan kategori masing-masing, gugatan 401 perkara, permohonan 238 perkara, jinayat 22 perkara atau total 661 perkara.

Ketua Tim Panitia Seleksi dan Evaluasi Tenaga PPNPN Ervi Sukmarwati menyampaikan, secara holistik kinerja tenaga PPNPN dapat memenuhi ekspektasi pimpinan, tapi terkait perpanjangan kontrak nanti akan diputuskan setelah rapat pleno Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Dalam penilaian tenaga PPNPN tersebut, kata Ervi, yang berprestasi akan diberikan reward (penghargaan), sedangkan bagi yang belum optimal dalam bertugas akan diberitakn punishment (hukuman), baik itu teguran lisan maupun tertuli.

Sementara itu, Ketua Mahkamah Syariah Jantho Siti Salwa selaku penanggungjawab evaluasi dan monitoring PPNPM dan tenaga bakti, setiap akhir tahun dia selalu mengevaluasi kinerja tenaga PPNPN dan tenaga bakti tersebut.

"Hal ini untuk review kinerja dan upaya optimalisasi kinerja di 2021, sebagaimana diketahui bahwa sesuai dengan aturan yang berlaku untuk tenaga PPNPN diberlakukan kontrak kerja per tahun," kata Siti.

"Di mana setiap awal tahun akan diberikan SK Kontrak Kerja baru, apabila lolos dalam evaluasi serta memenuhi target rating kinerja."

Rubrik

Komentar

Loading...