Orang Tua Ridwan Tidak Tahu Anaknya Divonis Mati

Orang Tua Ridwan Tidak Tahu Anaknya Divonis Mati

BERITAKINI.CO, Calang | Arbi (57) orang tua Ridwan alias Iwan, pelaku pembunuh sekeluarga di Gampong Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh, mengaku tidak mengetahui anaknya divonis mati oleh hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh.

“Hingga hari ini belum ada yang memberi tahukan bagaimana hukuman yang diberikan kepada anak saya,” kata Arbi saat ditemui BERITAKINI.CO di rumahnya di Dusun Kulam Bude, Gampong Paya Seumantok, Kecamatan Krueng Sebee, Aceh Jaya, Jumat (26/10/2018).

Baca: Ridwan, Pembunuh Sadis Satu Keluarga di Gampong Mulia Divonis Mati

Arbi mengaku beberapa waktu lalu adik kandungnya sempat memberitahukan jadwal sidang putusan terhadap anaknya akan dilaksanakan pada Rabu (24/10/2018).

“Dia lihat di TV katanya sidang Rabu dan memberitahukan ke saya. Namun dia tidak menyampaikan terkait putusan hukuman yang diberikan,” kata Arbi.

Ia juga mengaku menerima beberapa surat dari pengadilan yang diantar oleh petugas kantor pos. Surat itu, kata Arbi, terkait perpanjangan masa penahanan.

“Yang terakhir tertulis perpanjangan,” ujar Arbi.

Diketahui, Pengadilan Negeri Banda Aceh memvonis mati Ridwan, pelaku pembunuhan sekeluarga dengan korban Tji Sun, Minarni, dan Callitos. Pembunuhan sadis itu terjadi pada Januari 2018 lalu.

Pembacaan vonis berlangsung Rabu (24/10/2018). Majelis Hakim dipimpin Totok Yanuarto yang didampingi dua orang hakim anggota.

Ridwan divonis bersalah karena dengan sengaja menghabisi nyawa keluarga Asun. Perbuatan Ridwan dianggap sadis apalagi salah satu korban yaitu anaknya Asun masih berusia di bawah umur.

Hakim Totok menyebutkan, tidak ada pertimbangan yang meringankan hukuman Ridwan.

Kuasa hukum Ridwan, Kadri Sufi kepada awak media mengatakan, putusan hakim kepada terdakwa diangggap terlalu berat. Menurut Kadri, tidak tepat hakim menjatuhkan pasal pembunuhan berencana. | ARIF HIDAYAT

Rubrik

Komentar

Loading...