Opini WTP Pemerintah Aceh Tak Paralel dengan Tingkat Kesejahteraan

Opini WTP Pemerintah Aceh Tak Paralel dengan Tingkat Kesejahteraan
Kepala BPK RI, Dr. H. Harry Azhar Azis, MA

BERITAKINI.CO. Banda Aceh | Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar Azis mengatakan, harusnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh Pemerintah Aceh paralel dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Perolehan opini Provinsi Aceh selama dua tahun mengalami kenaikan. Tahun 2014 memperoleh WDP dan 2015 naik menjadi WTP. Tetapi dilihat dari perkembangan indikator kesejahteraan tidak memiliki hubungan yang paralel,” katanya saat memberi kuliah umum di Aula Hasyimi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Jumat (6/1/2017).

Menurut Azhar, indikator tingkat kesejahteraan pada dasarnya merupakan output ataupun outcome yang dihasilkan dari sumber daya ekonomi, terutama sumber daya keuangan yang dibelanjakan untuk program-program atau aktivitas yang diharapkan dapat memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Namun saya lihat belum ada hubungan yang jelas antara semakin baiknya perolehan opini pada pemeriksaan laporan keuangan dengan semakin membaiknya tingkat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan data-data indikator kesejahteraan yang dibuat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, tampak bahwa tingkat pengangguran terbuka pada 2014-2015 berturut-turut yakni 9.02 persen dan 9.93 persen.

Persentase penduduk miskin untuk Provinsi Aceh 2014-2015 adalah 18.05 persen dan 17.08 persen. Sedang  IPMB 2014-2015 Provinsi Aceh menunjukkan angka 68,81 dan 69,45.

Maka dari data tersebut, katanya, tampak tidak ada pengaruh antara semakin membaiknya perolehan opini WTP dengan semakin membaik tingkat kesejahteraan rakyat.

“Seharusnya harus peralel,” katanya.(*)

Komentar

Loading...