Operasi Sikat, 9 Orang Pencuri Kendaraan Bermotor Ditangkap, Sepucuk Pistol Disita di Lhokseumawe

Operasi Sikat, 9 Orang Pencuri Kendaraan Bermotor Ditangkap, Sepucuk Pistol Disita di Lhokseumawe
Para tersangka pencurian kendaraan bermotor yang berhasil ditangkap aparat Polres Lhokseumawe | BERITAKINI.CO/Mulyadi

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Aparat Polres Lhokseumawe berhasil menangkap 9 tersangka pencurian kendaraan bermotor dalam operasi sikat 2017. Dari 9 tersangka itu, polisi mengamankan 21 sepeda motor dan 2 mobil.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, selain kendaran bermotor, polisi juga menyita sepucuk senjata api jenis FN dan 6 peluru kaliber 45 milimeter.

“Saat ini ada 9 tersangka dan tiganya lagi sedang dalam pengembangan,” kata Hendri saat menggelar konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Rabu (4/10/2017).

Sembilan tersangka yang ditangkap tersebut, kata Hendri, merupakan tindaklanjut dari 12 laporan kehilangan dari masyarakat sejak Oktober 2015 lalu.

"Kami menghimbau kepada seluruh warga yang merasa kehilangan kendaraannya bisa langsung mendatangi Polres Lhokseumawe dengan membawa bukti-bukti kepemilikan," himbaunya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman saat memperlihatkan sepucuk senjata jenis FN hasil tangkapan selama operasi sikat 2017 | BERITAKINI.CO/Mulyadi

Adapun 9 tersangka tersebut masing-masing, Hendra bin Rahman, Abd Rahman alias Zorro, Mukhtar alias Tgk Tar (residivis teroris yang diduga pemilik senjata), Abdullah alias Ridwan bin Muhammad, Taufik alias Ucok, Irwandi, Budiman, Khairul Khairat bin Darmi, Mirza Afrianda, Sri Novita Sari, Ramli bin Yusuf, Ruslan bin Usman dan Syarkawi bin Hasbi.

Baca: Polres Lhokseumawe Tangkap Residivis Teroris, Sepuncuk Senjata Api Disita

Untuk kasus pencurian, polisi mengenakan ancaman 5 tahun penjara kepada masing-masing tersangka. Sementara untuk kasus kepemilikan senjata api, terancam 12 tahun penjara.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...