Oknum Polantas 'Sikat' Duit Pelanggar, Kasat Lantas Polresta Banda Aceh: Banyak Juga yang Mengada-ada!

Oknum Polantas 'Sikat' Duit Pelanggar, Kasat Lantas Polresta Banda Aceh: Banyak Juga yang Mengada-ada!
Ilustrasi oknum polantas nakal

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kasat Lantas Polresta Banda Aceh AKP Thomas mengatakan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tentang tindakan oknum polantas yang dituding mengambil duit pelanggar lalu lintas di depan Masjid Raya Baiturahman, Banda Aceh, pagi tadi.

"Saya akan cek dulu kebenarannya," kata Thomas, Senin sore, yang saat dikonfirmasi mengatakan sedang fokus pada pengamanan rencana kedatangan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Bandara SIM, dini hari nanti.

Baca: Ibu Ini Curhat Duit Anaknya Ludes 'Disikat' Oknum Polantas di Depan Masjid Raya Banda Aceh

Thomas juga tak menampik jika ada masyrakat yang kedapatan melanggar, namun membumbuinya sehingga aparat cenderung disalahkan. "Dibesar-besarkan, tapi belum tentu kebenarannya, namun akan saya cek dulu," katanya.

Menurut Thomas, pagi tadi anggota Satlantas Polresta Banda Aceh melakukan pengamanan jalur. "Jadi kalau dikatakan pagi kejadiannya, itu anggota kita masih pam jalur, masih mengisi pos-pos di jalur yang diamankan. Jam 11 itu biasanya baru kegiatan razia," katanya.

Karena itu, kata Thomas, dia belum bisa memastikan apakah benar ada anggotanya yang pagi tadi berada di seputaran Masjid Raya.

"Apalagi indentitasnya juga tak diketahui. Sementara yang di depan Masjid Raya hanya personil piket kecelakaan lalu lintas, tak megang buku tilang juga," katanya.

Menurut dia, banyak info-info tak benar yang disebarkan masyarakat. "Banyak yang tidak benar juga," katanya.

Dia mengatakan, mengambil uang langsung dari kantong pelanggar, itu jelas tak dibenarkan.

"Itu tidak ada aturan seperti itu. Saya yakin pasti anak-anak (pelanggar) itu, mengada-ada," katanya.

Lantas mengapa kendaraannya tidak ditahan?

"Thomas membenarkan jika pelanggar tak memiliki SIM dan STNK, seharusnya kendaraan tersebut ditahan.

"Tapi memang kalau memang masyarakat keberatan, bisa temui saya saja," katanya.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...