Oknum PNS Bersuami Digerebek Berduan dengan Duda di Mes RSUD Aceh Singkil

Oknum PNS Bersuami Digerebek Berduan dengan Duda di Mes RSUD Aceh Singkil

BERITAKINI.CO, Singkil | Warga Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil menggerebek Mes RSUD Aceh Singkil, dan menangkap pasangan bukan suami istri sedang berduaan di salah satu di mes itu.

Keduanya adalah Vio (44), wanita bersuami yang juga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD Aceh Singkil; dan Eb (50), seorang duda.

Danpos Wilyatul Hisbah WH Kecamatan Gunung Meriah Tupa Sihotang membenarkan bahwa pasangan itu gerebek atas dugaan mesum. Penggerebekan dilakukan pada Jumat malam, pekan lalu.

"Benar, saat itu digerebek warga dan diserahkan kepada kami," katanya, Selasa (24/12/2019).

Setelah diproses WH, lanjut dia, pasangan yang beragama Kristen itu diserahkan ke Polsek Gunung Meriah.

“Namun belakangan saya dapat kabar bahwa keduanya sudah dilepas,” katanya.

Tupa Sihotang mendengar bahwa alasan pasangan itu dilepas karena dikhawatirkan tidak memenuhi unsur karena beragama non muslim.

“Saya merasa tidak enak, sementara warga curiga kepada saya seolah-olah ada permainan, di sisi lain warga yang turut menggerebek sudah senang karena kedua tersangka sudah diamankan, tapi kemudian dilepaskan,” katanya.

Menurut Tupa Sihotang, usai menerima penyerahan dari warga, pihaknya sempat membuat telaah dan mengirimkannya ke pimpinan WH di Banda Aceh. Pihaknya kemudian mendapat respon yang mengatakan bahwa kasus itu memenuhi unsur.

“Lantas saya sampaikan ke pimpinan WH Aceh Singkil. Instruksi pimpinan WH Aceh Singkil, jika sudah memenuhi unsur laporkan ke Polres Aceh Singkil," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, kedua pasangan bukan suami istri itu juga telah membuat surat pernyataan di atas materai bahwa mereka mengaku bersalah.

“Mereka mengaku berdua-duaan di Mes RSUD Aceh Singkil. Kemudian mengaku telah melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak tiga kali namun bukan di lokasi penggerebekan itu,” katanya.

Kemarin, kata Tupa Sihotang, dia pun melaporkan hal itu ke Polres Aceh Singkil serta menyerahkan surat pernyataan yang dibuat pelaku tersebut.

Sementara Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil AKP Fauzi dikonfirmasi membenarkan adanya laporan itu.

"Benar, ada dibawa WH. Sejauh ini sedang dalam proses," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...