Obat Paling Dibutuhkan, RSUD Aceh Singkil Justru Kekurangan Paracetamol

Obat Paling Dibutuhkan, RSUD Aceh Singkil Justru Kekurangan Paracetamol

BERITAKINI.CO, Singkil | RSUD Aceh Singkil tengah mengalami kekosongan banyak obat-obatan. Bahkan, untuk jenis paracetamol pun, rumah sakit itu kekurangan. Paracetamol hanyalah obat pereda nyeri ringan yang umum di masyarakat.

“Iya, benar, paracetamol, padahal obat tersebut paling banyak dibutuhkan pasien, namun pada obat tertentu masih banyak, hal ini terjadi karena tidak sesuai dengan perkiraan tahun sebelumnya,” kata Kabid Penunjang Medis RSUD Aceh Singkil dr Hendrika, Rabu (9/6/2021).

Untuk mensiasati itu, kata dia, pihak manajemen RSUD merekomendasikan pasien atau keluarga pasien mengambil obat ke apotik yang bekerjasama. Tapi jika kebijakan tersebut berlangsung lama, dipastikan beban RSUD Aceh Singkil akan semakin membengkak.

Tidak sampai di situ, ternyata saat ini RSUD Aceh Singkil masih berhutang obat-obat sekitar Rp 3,9 miliar kepada distributor untuk kebutuhan akhir tahun 2020 dan persediaan sampai April 2021.

"Hal yang membuat kita tersendat soal obat-obatan dikarenakan sistem keuangan Pemkab Aceh Singkil. Meski demikian diupayakan dalam waktu dekat sudah dibayarkan kepada distributor karena dananya memang sudah tersedia," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...