Nunggak Tiga Bulan, PLN Putus Listrik Asrama Mahasiswa Aceh Tenggara di Banda Aceh

Nunggak Tiga Bulan, PLN Putus Listrik Asrama Mahasiswa Aceh Tenggara di Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Kutacane | Sejumlah mahasiswa Aceh Tenggara (Agara) merasa kecewa pada pemerintah daerah mereka yang tak juga melunasi tunggakan listrik asrama mahasiswa di Banda Aceh.

Akibatnya, PLN telah memutus aliran listrik asrama mahasiswa sejak 31 Mei 2019 lalu, karena telah tiga bulan menunggak.

Jupri Sekedang, mahasiswa Agara yang kuliah di Unsyiah Banda Aceh mengungkapkan, ketiadaan energi listrik telah membuat para mahasiswa di asrama itu benar-benar menderita. Mereka, misalnya, harus menumpang untuk mandi cuci kakus.

Mereka juga kesulitan untuk mengerjakan tugas-tugas kampus terutama yang membutuhkan listrik, seperti untuk mengoperasikan laptop dan gadget.

Jupri juga mengaku heran karena mengapa pemerintah daerah tak juga melunasi tunggakkan senilai Rp 6,5 juta selama tiga bulan itu.

“Karena itu kami menilai pemerintah daerah, terutama pejabat berwenang, memang tak memiliki itikat baik terhadap nasib para mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Banda Aceh,” katanya.

Jupri mengingatkan bahwa mahasiswa adalah aset daerah. Ke depan, kata dia, merekalah yang akan menjadi generasi penerus, terutama untuk Aceh Tenggara.

“Jangan membuat alasan atas permasalahan ini dengan dalih proses administrasi. Jadi kenapa listrik tiga bulan sebelumnya bisa dibayar langsung oleh bendahara Setdakab tanpa banyak proses lagi," katanya.

Terpisah Kabag Umum Setdakab Agara Rusli mengatakan, biaya untuk operasional seluruh asrama di luar daerah sesungguhnya sudah diamprahkan.

“Tentu jika sudah disetujui bendahara Setdakab biaya itu akan dicairkan. Sebab biaya asrama sudah ada di Bank Aceh hanya tinggal ditarik,” katanya.

Namun dia tak tahu persis apakah dana untuk itu telah dicairkan dari bank.

“Saya tanyakan dulu sama bendahara Setdakab Agara Nawar Pika bagaimana sebenarnya kejelasannya biaya asrama mahasiswa di Banda Aceh apakah sudah ditarik atau belum,"ujar Rusli singkat.

Rubrik
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...