Nova Iriansyah: Menteri ESDM Dukung Upaya Pembatalan Izin Tambang di Aceh

Nova Iriansyah: Menteri ESDM Dukung Upaya Pembatalan Izin Tambang di Aceh
Nova melakukan pertemuan dengan Menteri ESDM

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, Kamis (25/4/2019). Pertemuan dilakukan untuk membahas perizinan tambang di Aceh.

Hal itu dibagikan Nova melalui akun media sosial pribadinya. Melalui akun instagram @novairiansyah, Plt Gubernur membagikan momen saat Ia sedang bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Baca: Pemerintah Aceh Cabut Rekomendasi Izin PT EMM

Nova mengatakan, dalam pertemuan itu Ia meminta Kementerian ESDM membatalkan izin usaha pertambangan di Aceh. Nova memang tak menyebut nama perusahaan tambang secara spesifik, namun hal ini diduga berkaitan dengan PT EMM yang sedang heboh di Aceh.

"Alhamdulillah bpk. Menteri sepakat utk mendukung upaya Pemerintah & Rakyat Aceh guna pembatalan tsb," tulis Nova dalam keterangan postingannya.

Persoalan tambang PT EMM memang tengah memicu polemik di provinsi ujung barat Indonesia ini. Beberapa waktu lalu, masyarakat melakukan aksi penolakan perusahaan tambang tersebut. Masyarakat bahkan mengusir pihak perusahaan di kawasan Beutong Ateuh, Nagan Raya.

Di Banda Aceh, aksi penolakan besar-besaran juga dilakukan mahasiswa. Selama tiga hari berturut-turut dari 9 hingga 11 April 2019, ribuan mahasiswa turun ke jalan memprotes izin produksi tambang emas itu.

Aksi baru berakhir setelah Plt Gubernur bersedia menandatangani pernyataan sikap untuk mencabut rekomendasi izin perusahaan tambang tersebut.

Beberapa hari setelahnya, Nova menggelar jumpa pers di Kantor Bappeda Aceh. Dalam jumpa pers itu, Nova mengatakan Pemerintah Aceh telah mencabut rekomendasi izin PT EMM melalui Surat Nomor: 545/6320 Perihal Pencabutan Rekomendasi Gubernur Sebelumnya.

Surat ini mencabut rekomendasi eksplorasi pertambangan emas yang diberikan Pemerintah Aceh kepada PT EMM melalui Surat No.545/12161 pada tahun 2009 yang lalu.

"Kami sudah surati ESDM dan sudah mencabut rekomendasi Gubernur NAD bernomor 545/12161," kata Nova dalam jumpa pers di Kantor Bappeda Aceh, Senin (22/4/2019).

Rubrik
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...