Nova Didemo Lagi

Nova Didemo Lagi

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah kembali didemo, Kamis (3/9/2020).

Kali ini oleh sejumlah elemen yang tergabung dalam Gerakan Moral Rakyat Aceh Menggugat (Geram).

Lihat: Nova Didemo Mahasiswa

Tak jauh beda dengan aksi yang lancarkan Aliansi Mahasiswa Aceh pada 1 September 2020 lalu, demo kali ini juga menyoroti kinerja Pemerintah Aceh yang dinilai masih jauh panggang dari api.

Diawali dengan orasi yang dilakukan di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh pagi tadi, massa kemudian melanjutkan aksi di halaman gedung DPRA.

Mereka menyampaikan 12 point pernyataan sikap, di antaranya meminta DPRA untuk menjalankan fungsi pengawasan yang optimal dan tidak segan-segan menggunakan kewenangannya seperti hak interpelasi dan hak angket untuk memastikan kinerja Pemerintah Aceh berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.

DPRA juga diminta untuk tidak loyo, mandul dan tak berdaya di depan Pemerintah Aceh. Massa juga mengancam akan melakukan mosi tak percaya jika DPRA tak menjalankan tuntutannya tersebut.

Usai di DPRA, massa Gempar melanjutkan aksi ke kantor Gubernur Aceh.

Mereka ingin menyampaikan langsung pernyataan sikap itu kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Namun Nova disebutkan tak berada di tempat.

Tak percaya begitu saja, massa pun merangsek masuk ke dalam gedung menuju ke ruang kerja Nova Iriansyah.

Nova dikatakan tak di tempat, massa Geram cek ruang kerjanya

Namun tak bisa mengakses ruang kerja Nova lantaran dihadang oleh petugas keamanan.

"Pak Nova sedang tak di tempat," begitu kata petugas keamanan yang berjaga di sana.

Massa mendesak agar pintu dibuka. "Kami tak memiliki kuncinya," kata salah satu petugas.

Massa akhirnya turun dan menggelar orasi di halaman Gedung DPRA.

Mereka antara lain menuntut agar Plt Gubernur Aceh segera mengeluarkan kebijakan percepatan penanggulangan Covid-19 secara terukur, terstruktur, substantif, dan pastisipatif serta mampu menjawab perseoalan secara ril.

"Hentikan semua segala kegiatan yang bersifat seremonial dan bernuansa pencitraan belaka," kata salah satu orator, Meyrizal.

Mereka juga meminta Pemerintah Aceh segera menyalurkan bantuan sossial tunai bagi masyarakat terdampak Covid-19 menggunakan anggaran Refocusing APBA 2020 untuk menjaga daya beli dan menghindari membludaknya angka kemiskinan.

Pemerintah Aceh diminta untuk melaksanakan program stimulus ekonomi bagi UMKM, petani, nelayan dan pedagang di seluruh Aceh.

"Hentikan segala praktik KKN, anti demokrasi, oligarki, oligopoli, kleptokrasi, dan hipokrasi dalam menjalankan roda pemerintahan," katanya.

Massa juga mengancam akan menggalang dukungan rakyat untuk menlengkserkan Nova apabilai tuntutan itu tak dilaksanakan dalam waktu singkat.

Lihat juga video terkait aksi demo terhadap Nova Iriansyah:

Rubrik

Komentar

Loading...