Ngaku Telah Nikah, Pasangan non Muhrim Asal Pidie Ditangkap Lagi Ngamar di Aceh Besar

Ngaku Telah Nikah, Pasangan non Muhrim Asal Pidie Ditangkap Lagi Ngamar di Aceh Besar

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Warga Gampong Lamreung, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar mencokok pasangan non murim asal Pidie yang sedang ngamar di salah satu rumah di desa itu.

Keduanya telah beberapa malam di sana hingga akhirnya didatangi warga Senin dini hari kemarin.

Penangkapan pasangan ini pun tersebar juga ke media sosial. Dalam sebuah video yang viral, warga sempat memandikan keduanya di meunasah setempat.

Geuchik Lamreung Darwin membenarkan kejadian itu. “Pada tengah malam sekira 00.00 WIB pemuda gampong mendatangi rumah tersebut karena mendapat  informasi ada tamu yang masuk ke kampung mereka tanpa melapor,” kata Darwin saat ditanyai BERITAKINI.CO, Selasa (30/7/2019).

Menurut Darwin, gampong yang dipimpinnya itu memang memiliki aturan wajib lapor bagi tamu yang menginap 1 X 24 jam.

Para pemuda kemudian mendatangi rumah yang dicurigai tersebut. Mereka mengetuk pintu rumah dan tuan rumah keluar menyambut para pemuda.

“Saat ditanya apakah ada tamu di rumah itu, dijawab ada,” kata Darwin. “Apakah sudah melapor ke pihak gampong, dijawab, belum.”

Karena tidak melapor, para pemuda meminta untuk bertemu dengan tamu tersebut. Lalu tuan rumah meminta tamunya tersebut keluar dari kamar.

Dan saat tamu tersebut keluar dari kamar. Sementara pemilik rumah sama sekali tak merasa ada salah, karena kedua pelaku sebelumnya mengaku sudah menikah.

Keduanya mengaku sudah menikah, tapi ternyata saat diperiksa oleh para pemuda, mereka berdua ternyata belum menikah, dan mengaku hendak menikah.

Darwin mengatakan, malam itu juga keduanya dibawa ke meunasah dan keduanya sempat dimandikan juga oleh para pemuda. “Mungkin karena kesal karena mereka berbohong,” katanya.

“Selanjutnya di saat berada di meunasah kedua pasangan ini mengaku datang dari Sigli. Saya lupa nama mereka. Namun mereka mengaku tidak melakukan hubungan badan, hanya tidur satu kamar saja,” katanay.

“Sekarang kedua keluarga dari pasangan tersebut sudah datang dan meminta diselesaikan secara baik-baik, dengan cara kekeluargaan, kedua belah pihak sudah setuju, dan sudah dibuatkan surat perjanjian damai, apalagi keduanya mengaku hendak menikah, jadi diselesikan secara kekeluargaan kata Darwin.”

Rubrik

Komentar

Loading...