Nekat Tambah Libur Lebaran, Tunjangan ASN Aceh Singkil Dipotong hingga 50 Persen

Nekat Tambah Libur Lebaran, Tunjangan ASN Aceh Singkil Dipotong hingga 50 Persen

BERITAKINI.CO, Singkil | Ancaman pemotongan tunjangan bakal dikenakan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, jika nekad tambah libur usai Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Sanksi berupa pemotongan tunjangan sebesar 50 persen jika tidak masuk pada hari pertama usai lebaran," tegas Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Singkil, Drs Azmi, Selasa (4/6/2019).

Pemkab Aceh Singkil, kata dia, tidak akan kompromi dan tidak menerima alasan apapun bagi ASN yang terlambat masuk kerja dihari pertama pasca lebaran.

Azmi menilai, waktu libur yang diberikan selama 10 hari sudah sangat maksimal, sehingga ASN tidak perlu lagi menambah hari libur.

Untukitu, Azmi meminta seluruh ASN di lingkup Pemkab Aceh Singkil untuk tidak menambah libur usai lebaran.

"Kecuali ada hal-hal yang sangat krusial,dan tidak mungkin dihindari," katanya.

Sesuai dengan intruksi dari pusat, kata dia, absensi para ASN di hari pertama kerja pasca libur lebaran pada siang hari akan dikirim langsung ke Kementerian Dalam Negeri.

“Jadi bagi ASN yang tidak hadir pada hari pertama kerja pada 10 Juni 2019 mendatang, siap-siap untuk dipotong tunjangannya sebesar 50 persen. ASN yang tidak hadir dihari pertama kerja nantinya juga menjadi perhatian khusus pimpinan, terkait dengan kedisiplinan dan loyalitas pegawai negeri,” kata Azmi.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...