Nasib Pilkada Aceh Masih Mengambang, Begini Kata Nasir Djamil

Nasib Pilkada Aceh Masih Mengambang, Begini Kata Nasir Djamil

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Anggota Komisi II DPR RI Nasir Djamil mengatakan penyebab keputusan pelaksanaan Pilkada mendatang belum final karena hingga saat ini belum ada pembahasan di Komisi II DPR RI.

Baik itu pembahasan dengan Pemerintah Aceh maupun dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Sejauh ini kita sedang menunggu rapat kerja pemerintah pusat dengan Komisi II DPR RI dan penyelenggara pemilu (KPU)," kata Nasir di Banda Aceh, Rabu (30/12/2020).

"Karena rapat itu belum digelar, maka soal kapan Pilkada Aceh apakah 2022 atau 2024 belum bisa kita pastikan."

Menurutnya, penetapan pelaksanaan Pilkada adalah ajang keputusan politik, sehingga ada ketentuan-ketentuan politik tertentu.

“Kalau hanya merujuk pada UUPA sama saja, karena semua undang-undang juga mengatur usia pemerintahan itu selama lima tahun,” katanya.

“Sehingga lebih baik kita tunggu saja hasil rapat Kemendagri, Komisi II DPR RI, dan KPU nantinya.”

Bakal Calon Gubernur Aceh

Sementara itu, ketika disinggung peluangnya maju menjadi calon gubernur Aceh, Nasir Djamil menyebutkan keinginannya untuk memperbaiki Aceh tentu ada dalam dirinya.

"Meski sejauh ini saya belum berfikir ke sana (maju atau tidak) pada Pilkada Aceh mendatang," katanya.

"Saya juga berterimakasih kepada pihak-pihak baik itu lembaga atau personal yang telah mencantumkan atau menyebutkan nama saya sebagai bakal calon gubernur Aceh."

Saat ini, lanjut Nasir, dia tengah fokus memikirkan bagaimana cara memperbaiki Aceh ke depan.

Sebab untuk dapat memperbaiki Aceh dengan maju sebagai calon gubernur tentu harus ada kendaraan politik, dan memiliki kekuasaan.

"Nah, itu yang sedang kita pikirkan, agar ke depan Aceh lebih damai, lebih bersatu, lebih bangkit, dan lebih maju," kata Nasir Djamil.

Rubrik

Komentar

Loading...