Muswil PA Aceh Tamiang: Helmi Terpilih Aklamasi, Nurul Alam Sebut Tidak Sah

Muswil PA Aceh Tamiang: Helmi Terpilih Aklamasi, Nurul Alam Sebut Tidak Sah

BERITAKINI.CO, Kuala Simpang | Juru bicara Nurul Alam, salah satu calon ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Aceh Tamiang, Tengku Ilyas menilai Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Aceh (PA) Aceh Tamiang yang diselenggarakan 28 Maret 2020 telah mengangkangi AD/RT partai.

“Salah satunya dapat dilihat dengan tidak dikeluarkan surat izin oleh Polres Aceh Tamiang dan tidak hadirnya dewan pengarah dari DPA Partai Aceh," katanya, Senin (30/3/2020).

Selain itu, Ilyas menilai, panitia pelaksana muswil telah melakukan keberpihakan pada salah satu calon ketua yakni M Helmi.

“Itu dilihat dengan tidak ada pemberitahunan kekurangan syarat dari Nurul Alam yang juga merupakan salah satu kandidat, tapi langsung menyatakan yang bersangkutan tidak memenuhi syarat (TMS) secara sepihak,” katanya.

Padahal, kata Ilyas, Nurul Alam sesungguhnya telah memenuhi syarat.

"Semua syarat telah dilampirkan oleh Nurul Alam, di antaranya melampirkan Rekomendasi Panglima Daerah II, dan itu sudah diberikan kepada panitia, baik melalui hardcopy maupun via Whatsapp kepada Ketua Organizing Committee (OC) Helan Yusra," katanya.

"Kalau pun ada tambahan persyaratan tentu harus dibicarakan dalam Muswil DPW-PA Kabupaten Aceh Tamiang dan menjadi keputusan Muswil DPW-PA Kabupaten Aceh Tamiang yang sah."

Selanjutnya muswil itu sendiri dianggap tidak sah karena pembacaan dan pembahasan draft tatib tidak pernah dilakukan.

Dan keputusan pada 28 Maret 2020 lalu dengan memenangkan M Helmi Ahmad tidak dapat diterima oleh pihaknya.

"Dalam waktu dekat ini kami akan menyerahkan permasalahan ini kepada DPA PA, berharap DPP PA nantinya dapat bertindak dengan keputusan yang adil dan tidak merugikan PA itu sendiri," tandas Ilyas.

Hasil muswil itu juga mendapatkan reaksi dari mantan Ketua KPA Wilayah Tamiang, Agus Salim.

Menurutnya, pelaksanaan muswil berjalan sangat tidak demokratis dan merugikan Partai Aceh.

Dia juga merasakan adanya keberpihaknya ketua OC kepada Helmi dengan menggugurkan Nurul Alam sebagai kandidat.

“Ketua OC jelas telah mengangkangi AD/RT Partai Aceh. Sehingga terlihat dalam hal ini ketua OC tidak ada niat membesarkan Partai Aceh melalui demokrasi dengan menggabaikan suara dari para dewan pimpinan sagoe (DPS),” tegas Agus Salim

Agus Salim berharap DPP PA dapat meninjau kembali hasil muswil yang menurutnya telah menzalimi kandidat Nurul Alam.

Agus Salim menilai, upaya Ketua DPP PA Muzakir Manaf dengan mengumpulkan para mantan kombatan GAM di Banda Aceh baru-baru ini merupakan hal yang baik. Dan saat ini para mantan kombatan GAM pun sudah menyatu kembali.

Namun Agus Salim sangat menyayangkan apa yang terjadi saat ini di Aceh Tamiang, dengan adanya keinginan segilintir orang sehngga merusak apa yang telah dilakukan oleh Mualem untuk menyatukan para kombatan.

“Hasil muswil ini jelas merupakan rekayasa untuk merusak semua apa yang telah dibuat oleh Mualem. Saya minta kepada DPP PA dapat meninjau kembali hasil muswil rekayasa,” tegas Agus Salim.

Rubrik

Komentar

Loading...