Muswil PA Aceh Tamiang Disebut Tak Sah, Begini Kata Ketua OC

Muswil PA Aceh Tamiang Disebut Tak Sah, Begini Kata Ketua OC
Ketua OC Muswil DPW Partai Aceh (PA) Aceh Tamiang, Helan Yusra

BERITAKINI.CO, Kuala Simpang | Ketua Organizing Committee (OC) Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Partai Aceh (PA) Aceh Tamiang, Helan Yusra angkat bicara terkait penilaian yang menyebutkan muswil tersebut tidak sah dan melanggar AD/ART partai.

Penilaian itu sebelumnya disampaikan Juru Bicara Kandidat Ketua DPW PA Kabupaten Aceh Tamiang Nurul Alam, Tengku Ilyas pada wartawan, Senin (30/3/2020).

Sementara Helan menyatakan pelaksaan muswil sudah sesuai prosedur yang sah.

Sebelumnya, kata Helan, dirinya telah menyusun rancangan tata tertib (tatib) sebanyak tiga kali atau tiga gelombang yang dihadiri oleh para peserta pemilih, di antaranya dewan pimpinan sagoe (DPS), Panglima Muda Daerah II, dan tuha phuet PA.

“Jadi tidak benar kita tidak membahas tatib,” katanya.

"Jumlah peserta ada 39 orang, dan silahkan tanyakan sama mereka yang hadir seperti, apa benar saya tidak membahas tatib."

Helan Yusra juga menegaskan bahwa pihaknya belum menerima kekurangan berkas Nurul Alam, yakni berkas dukungan dari Panglima Muda.

"Pada 18 Maret 2020, saya ditelepon oleh Panglima Muda II atas nama Abdullah Rimba menanyakan surat dukungan dari beliau apakah sudah diterima, jika sudah diterima, Abdullah minta untuk dicabut," jelasnya.

Dijelaskan juga bahwa dari awal rapat DPW-PA pada 5 Maret 2020 lalu, dan sejak dirinya di tunjuk sebagai panitia, disitu dia mengaku telah memutuskan syarat-syarat bagi para calon, dan tanggal pendaftaran calon yakni 9 sampai dengan 22 Maret 2020.

“Setiap calon yang mendaftar pastinya sudah memegang syarat syarat tersebut," ujarnya.

Dan atas nama panitia, dia juga mengaku sudah memberikan surat pemberitahuan itu kepada seluruh ketua DPS-PA se-Kabupaten Aceh Tamiang.

"Memang benar terkait dukungan Panglima Muda Daerah, saya ada terima foto surat rekomendasi melalui pesan WhatsApp, dan itu pun bukan Nurul Alam sendiri yang mengirimkan, tetapi Ketua DPS-PA, Faisal. Saya ngak ada terima aslinya,” katanya.

Helan membantah pada saat dilaksanakan Muswil tidak dihadiri Dewan Pengawas Pusat.

"Terkait pernyataan tidak hadirnya dewan pengawas pusat, itu tidak benar. Dewan kala itu hadir," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...