Muslahuddin Daud: PDI-P Juga Punya Hak Ajukan Calon Wakil Gubernur Aceh Sisa Masa Jabatan

Muslahuddin Daud: PDI-P Juga Punya Hak Ajukan Calon Wakil Gubernur Aceh Sisa Masa Jabatan
Muslahuddin Daud

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Bursa calon wakil gubernur Aceh sisa masa jabatan 2017-2022 kian menghangat.

Sejumlah nama dari partai politik pengusung pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah saat Pilkada 2017 lalu, sudah mengemuka.

Di antaranya, dari PDA dan PKB. Saat mengusung Irwandi-Nova, kedua partai itu tercatat memiliki masing-masing satu kursi di DPRA.

Total ada lima partai yang mengusulkan Irwandi-Nova saat itu. Tiga lainnya adalah Demokrat (8 kursi), PNA (3 kursi) dan PDI-P, tanpa kursi.

Kendati tak memiliki kursi saat mengusung Irwandi-Nova, PDI-P Aceh merasa berhak untuk ikut mengajukan calon mengisi kekosongan wakil gubernur Aceh, setelah Nova Iriansyah diangkat menjadi gubernur definitif baru-baru ini.

Untuk itu, Ketua DPD PDI-P Aceh Muslahuddin Daud pun mengatakan siap menjadi calon wakil gubernur sisa masa jabatan.

Terutama jika Ketua Umum PDI-P Megawati merestuinya.

“Secara internal (PDIP), yang diusung memang nama saya. Tapi tidak menutup peluang untuk diusulkan calon dari partai lain,” kata Muslahuddin, Rabu (11/11/2020).

Muslahuddin menyebutkan, belum ada komunikasi formal antara partai pengusung sejauh ini.

Namun dia merasa optimis masih ada waktu yang cukup untuk memilih wakil gubernur Aceh sisa masa jabatan tersebut.

“Kita akan coba lakukan konsolidasi untuk mencapai target masa tenggat waktu yang tersisa, supaya sebelum Januari 2021 sudah terpenuhi,” katanya.

Seperti diketahui, Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Kepala Daerah menyebutkan bahwa wakil gubernur dapat diusulkan apabila masa jabatan yang tersisa lebih dari 18 bulan terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut. | M Husaini Dani

Rubrik

Komentar

Loading...