Muncul Dugaan Pengaturan Skor Laga PSMP Mojokerto Putra dan Aceh United, PSSI: Laporkan!

Muncul Dugaan Pengaturan Skor Laga PSMP Mojokerto Putra dan Aceh United, PSSI: Laporkan!

BERITAKINI.CO | Belakangan ini muncul beberapa dugaan match fixing di Liga 1 dan Liga 2.

Dugaan pengaturan skor di Liga 1 dilontarkan pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez usai pertandingan dengan PSIS Semarang.

Dia menuduh sejumlah pemainnya menerima suap di laga PSMS Medan. Dalam prosesnya, pelatih dan pemain berdamai.

Kemudian muncul kasus lain di Liga 2 yang melibatkan PSMP Mojokerto Putra dan Aceh United di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Senin (19/11/2018).

Dari rekaman video yang beredar, pemain PSMP, Krisna Adi, menembak penalti melenceng jauh. Dia kemudian bersujud syukur usai kegagalan itu.

Baca: Kalah Telak atas PSS Sleman, Pelatih Persiraja Ungkap Sejumlah Kejanggalan Wasit

Penalti itu menjadi kesempatan PSMP untuk menyamakan kedudukan 2-3 dengan tuan rumah. Pertandingan pun berakhir dengan kekalahan PSMP.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, meminta masyarakat melaporkan dugaan pengaturan skor di liga, termasuk di laga PSMP Mojokerto Putra dan Aceh United di Liga 2. PSSI akan menginvestigasinya.

Tisha meminta masyarakat melaporkan secara resmi peristiwa itu. Bukan memicu gosip tak sedap di media sosial.

"Kita harus membiasakan diri untuk tidak bergosip, namun benar-benar menginvestigasi ini secara menyeluruh. Jadi, kami mohon apabila ada apapun yang perlu dilaporkan, itu akan sangat bermakna untuk PSSI melakukan investigasi lebih lanjut," kata Ratu Tisha Rabu (21/11/2018).

Tisha menjelaskan PSSI telah bekerjasama dengan Genius Sports Group untuk memantau potensi adanya praktik suap dan pengaturan skor di Liga Indonesia.

"Kami tidak bisa bekerja sendirian, harus ada pihak-pihak yang membantu kami. Selama setahun terakhir, [pertandingan sepak bola Indonesia] telah dipantau Genius Sports Group dan PSSI. Bukan hanya pertandingan yang jadi pergunjingan, tetapi juga yang menurut kami ada kecurigaan dan akhirnya kami tindak lanjuti," ujar Tisha.

Genius Sports Group merupakan kelompok yang menjalin hubungan profesional dengan liga dan badan olahraga, untuk membantu mereka mengontrol data, termasuk hal-hal terkait sportivitas dalam pertandingan.

Tisha mengatakan isu pengaturan skor bukan hal yang mudah untuk disimpulkan dan diumumkan ke publik. Apalagi, lanjut dia, isu tersebut masih bersifat 'katanya'.

"Ayo hilangkan budaya gosip dan mari kita perangi pengaturan skor. Hal-hal mengenai peperangan terhadap match fixing dilakukan PSSI bersama sebagai anggota AFC [Konfederasi Sepak bola Asia], khususnya di Asia. PSSI menjadi bagian dari itu yang tidak terpisah dari program AFC Match Integrity," ucap dia.

"Sejak tahun akhir 2017 kemarin kami bekerja sama dengan Genius Sport untuk melakukan laporan yang bersifat siaran langsung terhadap pertandingan-pertandingan yang diduga tidak wajar," ujar dia.

"PSSI secara spesifik kerja sama dengan Genius Sport untuk memantau pertandingan di seluruh kompetisi dan itu telah berjalan selama setahun. Laporan-laporan pertandingan tadi lalu PSSI konsultasikan ke AFC," dia melanjutkan.

Kerja sama itu diambil karena PSSI tidak bisa bekerja sendirian atau hanya berdua dengan AFC.

"Karena esensinya adalah sepak bola ini milik kita bersama. Jadi, apabila ada laporan yang masuk atau bukti-bukti yang cukup dan bisa mendukung PSSI dalam investigasi lanjutan, silakan dilaporkan kepada PSSI. Dan kami akan menindaknya secara tegas apabila hal itu terbukti," ujar Tisha.

Rubrik
Sumber
Detik.com

Komentar

Loading...