Polres Pidie Ungkap Kasus Prostitusi Anak

Mucikari dan Dua Pria Hidung Belang Terancam 15 Tahun Penjara

Mucikari dan Dua Pria Hidung Belang Terancam 15 Tahun Penjara

BERITAKINI.CO, Pidie | Polisi menangkap tiga orang terkait prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur.

Mereka pun terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, Kamis (16/10/2020) mengatakan, peyidik menerapkan pasal berlapis untuk menjerat para tersangka tersebut.

"Mereka dikenakan Pasal 2 Undang-Undang Tentang Perdagangan Orang dan Pasal 76F Jo Pasal 82 Jo Pasal 53 UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak," kata Zulhir.

Adapun mucikari dan dua pria hidung belang tersebut adalah IFR alias Bunda (38) warga Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli; IK (40) warga Lhok Kaju, Kecamatan Indrajaya; dan DI (26) warga Lamseupeng, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. 

"Kasus itu terungkap dari pengembangan perkara hukum jinayat di Kambang Tanjong beberapa hari lalu," kata Zulhir. 

IFR menawarkan dua anak di bawah umur tersebut dengan tarif Rp 200 sampai 500 ribu sekali kencan.

IFR menerima imbalan sebesar Rp 50 ribu setiap sekali transaksi pelayanan yang diberikan para korban.

"Saya diberikan uang Rp 50 ribu sebanyak tiga kali, jadi total saya terima Rp 150 ribu," aku IFR di Mapolres Pidie.

Rubrik

Komentar

Loading...