Modus Antar Jus Alpukat, Zulfahmi Seludupkan Sabu ke Lapas Lambaro

Modus Antar Jus Alpukat, Zulfahmi Seludupkan Sabu ke Lapas Lambaro
Zulfahmi terekam CCTV Lapas Kelas IIB Banda Aceh saat hendak menyeludupkan sabu

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Petugas Lapas Kelas IIA Banda Aceh di Lambaro, Aceh Besar, menggagalkan upaya penyeludupan narkotika jenis sabu.

Penyeludup bernama Zulfahmi (29), warga Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Dia mencoba menyeludupkan sabu seberat 49 gram pada Sabtu sore, 27 Maret 2021. Tapi digagalkan oleh petugas yang berjaga di Lapas tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIB Banda Aceh Sayed Mahdar menjelaskan, Zulfahmi berhasil melarikan diri saat upayanya itu dibongkar petugas.

“Dia mencoba menyeludupkan sabu tersebut dengan modus menitipkan barang untuk warga binaan,” kata Sayed.

Awalnya, kata Sayed, Zulfahmi datang dan mengaku ingin menitipkan barang berupa perlengkapan mandi serta buah-buahan, untuk seorang warga binaan yakni Khairul Razak (42), terpidana kasus narkoba.

“Namun yang bersangkutan izin untuk ke warung karena sikat gigi yang hendak dititipkannya tersebut tidak sesuai dengan yang diperbolehkan masuk ke lapas,” kata Sayed.

Hanya beberapa menit, Zulfahmi kembali ke lapas tersebut. Dia membawa sikat gigi baru dan dua cup jus alpukat.

“Sesuai prosedur, penitip barang wajib melampirkan foto copy KTPnya pada petugas dan menuliskan nama warga binaan yang dituju,” katanya.

Setelah barang diterima, kata Sayed, petugas piket pun melakukan pemeriksaan, terutama terhadap dua cup jus alpukat tersebut.

Saat petugas mulai memeriksa, Zulfahmi pun langsung melarikan diri meninggalkan lapas.

“Tenyata, ditemukan narkotika jenis sabu dengan berat mencapai sekira 49 gram yang terbungkus rapi masing-masing lima paket dalam setiap cup jus alpukat,” jelasnya.

Barang haram itu pun kini telah diserahkan ke Satres Narkoba Polresta Banda Aceh berikut warga binaan bernama Khairul Razak tersebut.

Rubrik

Komentar

Loading...