Minta Proyek IPAL Dibatalkan, Tujuh Pemuda Unjuk Rasa di Kantor Wali Kota Banda Aceh

Minta Proyek IPAL Dibatalkan, Tujuh Pemuda Unjuk Rasa di Kantor Wali Kota Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Tujuh orang yang menamai dirinya Gerakan Aneuk Sadar Sejarah (GASS) menggelar unjuk rasa di kantor Wali Kota Banda Aceh, Senin (22/3/2021).

Mereka menyuarakan penolakan terhadap proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Gampong Pande, Kecamatan Kutaradja, Kota Banda Aceh.

Menurut mereka, lokasi pembangun proyek tersebut merupakan situs sejarah, yang diyakini menyimpan cerita tentang kehebatan Aceh di masa lampau.

Lihat juga: Kabag Prokopim: Selama Aminullah Walkot Belum Ada Pembangunan IPAL

“Jika tak bisa menjadikan Aceh Hebat, setidaknya jangan hilangkan bukti sejarah jika Aceh ini pernah hebat,” kata Koordinator Aksi Aiman dalam orasinya.

Aiman juga mengklaim bahwa masyarakat di sekitar lokasi proyek nasional tersebut tak setuju pekerjaan pembangunan IPAL itu dilanjutkan.

Sejalan dengan itu pula, GASS meminta pemerintah untuk membatalkan proyek IPAL tersebut.

“Batalkan proyek IPAL karena di situ terdapat peninggalan sejarah," katanya.

Setelah satu jam berorasi, Aiman dan teman-temannya menyampaikan pesan bahwa pihaknya akan menggelar aksi lebih besar apabila dalam waktu 3x24 Jam Wali Kota Aminullah Usman tidak mengindahkan tuntutan yang disampaikan.

"Kita berikan waktu 3 x 24 jam, apabila wali kota tak merespon tuntutan, maka bersiaplah demo besar akan kita bawa," ujarnya.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...